TribunBatam/

OTT KEPALA DINAS DI BATAM

Ungkap Kasus OTT Dendi, Polisi Panggil Pegawai BC dan Syahbandar

Direskrimsus Polda Kepri memanggil pihak BC Batam dan Syahbandar terkait kasus OTT Dendi N Purnomo

Ungkap Kasus OTT Dendi, Polisi Panggil Pegawai BC dan Syahbandar
TRIBUNBATAM/LEO HALAWA
Dendi N Purnomo (kanan) dan Amir saat ekspose perkara di Mapolda Kepri, Selasa (24/10/2017) 

TRIBUNBATAM.id. BATAM - Direskrimsus Polda Kepri memanggil pihak BC Batam dan Syahbandar terkait kasus Operasi Tangkap Tangan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Dendi N Punomo yang ditangkap bersama Amir beberapa waktu lalu. 

Dirkirmsus Polda Kepri Kombes Pol ‎Budi Suryanto, Selasa (31/10/2017) siang mengatakan, dalam kasus Tank Cleaning ini ada tiga instansi yang terlibat.

Dalam hal ini pihak Bea dan Cukai, Syahbandar dan Bapedal.

"Hari ini kita memanggil pihak BC dan Syahbandar. Kita menanyakan bagaimana pekerjaannya selama ini," sebut Budi.

Baca: Rugikan Negara Rp 12 Miliar, Rektor Umrah Berpeluang Terseret Kasus Dugaan Korupsi

Baca: Tagihan Air ATB Melonjak? Ini yang Harus Dilakukan Pelanggan

Baca: CATAT! Ini Aturan Main dan Cara Registrasi Kartu SIM Prabayar. Jangan Sampai Salah!

Dikatakan Budi, untuk proyek Tank Cleaning ini total anggarannya sebanyak Rp 4 miliar. Kemudian uang Rp 25 juta yang diberikan Amir kepada Dendi tersebut merupakan tanda terimakasih.

"Apakah ini uang pertama diberikan atau sebelumnya juga pernah diberikan kita kan belum tahu. Yang jelas sejauh ini masih dalam pemeriksaan," sebut Budi lagi. 

Jika itu hanya sebagai uang panjar atau DP tentu harus ada bukti-bukti yang jelas. Kemudian ke mana saja aliran dana itu berjalan masih diselidiki oleh pihak penyidik. 

"Yang jelas, kita terus melakukan penyelidikan. Sesuai arahan pak Kapolda, kasus korupsi menjadi atensi juga. Agar masyarakat tidak mengluhkan lagi adanya Pungli jika hendak mengurus sesuatu," tegasnya. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help