Dinas Perhubungan Tetap Kandangkan Mobil Taksi Online yang Ditangkap. Ini Alasan Yusfa Hendri

Yusfa mengatakan sesuai dengan peraturan menteri perhubungan Nomor 108 tahun 2017 yang berlaku mulai 1 Nopember 2017

Dinas Perhubungan Tetap Kandangkan Mobil Taksi Online yang Ditangkap. Ini Alasan Yusfa Hendri
TRIBUN/ZABUR
Kepala Dishub Kota Batam, Yusfa Hendri saat menjelaskan ke puluhan sopir taksi online, Rabu (1/11/2017). TRIBUN/ZABUR 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam Yusfa Hendri tetap mengandangkan mobil taksi online yang ditangkap di depan Hotel GGi Batuampar.

"Selagi tidak ada izin, kita tetap kandangkan mobil. Kita sudah kerjasama dengan Polisi. Dishub yang kandangkan mobil dan polisi yang berikan tilang. Kemudian akan disidangkan pengadilan dan keputusan pengadilan kita ikuti nanti," kata Yusfa.

Yusfa mengatakan sesuai dengan peraturan menteri perhubungan Nomor 108 tahun 2017 yang berlaku mulai 1 Nopember 2017, maka angkutan harus mempunyai izin termasuk taksi online.

Baca: Polisi Amankan Seorang Sopir Taksi Pangkalan Bawa Kayu Broti Saat Driver Taksi Online Demo

Baca: Angkot Ngerem Mendadak di Tembesi, Tiga Sepeda Motor di Belakangnya Tabrakan Beruntun

Baca: Mobil Taksi Online Ditangkap dan Dikandangkan. Driver Taksi Online: Apa Dasar Hukumnya?

"Jadi kalau mau tanya dasar hukumnya, ya udah ada.. Dan setip angkutan yang tidak miliki izin di imbau untuk mengurusnya," katanya.

Yusfa menyampaikan kepada setiap driver taksi online untuk tetap mengurus izin dan menatati aturan yang ada.

"Dalam peraturan baru itu sudah diatur dan dijelaskan. Bahkan pemerintah saja diatur untuk mengeluarkan izin angkutan tersebut. Jadi tidak ada lagi yang membeda-bedakan antara angkutan knvensional dan online. Selagi punya izin ya kita dukung, begitu juga sebaliknya," katanya. (bur)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved