TribunBatam/

Motion

KIR SMA Negeri 1 Karimun Harus Rajin Update Mading

Anggota KIR harus mengisi buletin sekolah yang bernama Samnsaka News dua kali dalam satu bulan.

KIR SMA Negeri 1 Karimun  Harus Rajin Update Mading
TRIBUNBATAM/ELHADIF PUTRA
Motion 

EKSTRAKURIKULER (Ekskul) Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) menjadi nilai plus bagi para siswa di SMA Negeri 1 Karimun.

Sejak berdiri tahun 2000 silam, sekolah ini terus membina para siswanya yang tergabung ke dalamnya.

Memang di setiap awal tahun ajaran, para siswa harus memilih satu di antara 11 ekskul yang ada. Mereka harus mengambil sesuai dengan minat masing-masing.

Ada ekskul di bidang seni, olahraga, agama, pramuka, dan lain-lain.

"Anggota KIR SMAN 1 Karimun ada 40 orang dari kelas X dan XI. Karena yang kelas XII sudah persiapan untuk ujian akhir," jelas Pembina KIR SMA Negeri 1 Karimun, Afiah Dharma.

Empat kali dalam satu bulan, anggota KIR SMAN 1 Karimun selalu berkumpul untuk belajar dan berbagi ilmu mengenai karya ilmiah dan jurnalistik di bawah pendampingan guru pembina mereka.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam pertemuan tersebut di antaranya para anggota melakukan rapat dan berbagai tugas untuk mengisi media sekolah.

Memang, bukan hanya hasil tulisan anggota KIR, hasil karya tulisan siswa lainnya juga siap diapresiasi.

Selain memiliki mading (majalah dinding) yang harus di-update setiap pekan, para anggota KIR juga harus mengisi buletin sekolah yang bernama Samnsaka News dua kali dalam satu bulan.

Uniknya tulisan yang mereka buat bukanlah hal-hal yang ada di dalam lingkungan sekolah semata. Namun mereka mencari referensi yang ada di luar sekolah dan kemudian dituangkan ke dalam mading dan buletin.

"Jadi anggota KIR ini yang mengurus mading dan maksimal dua kali dalam sepekan mengeluarkan hasil berupa buletin sekolah. Karya mereka bukan hanya yang ada di sekolah saja tapi juga dari luar." ujar Arfiah.

Selama ini mereka juga telah banyak meraih juara dari lomba karya tulis. Setiap angkatan, mereka bangga bisa meningalkan kenang-kenangan prestasi tertentu kepada para juniornya.

Di antaranay juara karya tulis jejak tradisi Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) tingkat regional (Riau, Kepri, Jambi dan Bangka Belitung), juara karya tulis sejarah lokal BPNB tingkat regional dan juara film pendek mengenai budaya yang juga digelar oleh BPNB regional.

"KIR ini merupakan wadah karya ilmiah remaja. Bukan hanya dalam bentuk tulisan saja tapi juga video. Tiap tahun KIR Alhamdulillah meraih prestasi," kata pembina KIR SMAN 1 Karimun, Afiah Dharma. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help