Nomor KK Jadi Kendala Registrasi Kartu SIM Prabayar, Ini Sebabnya

Beberapa orang mengaku kesal dan cemas karena tidak bisa melakukan registrasi kartu SIM prabayar dengan menggunakan Kartu Keluarga (KK) yang baru.

Nomor KK Jadi Kendala Registrasi Kartu SIM Prabayar, Ini Sebabnya
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA – Beberapa orang mengaku kesal dan cemas karena tidak bisa melakukan registrasi kartu SIM prabayar dengan menggunakan Kartu Keluarga (KK) yang baru.

Malah ketika mencoba registrasi menggunakan KK lama justru berhasil.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakhrullah memberikan jawaban atas persoalan tersebut.

"Bisa jadi itu proses konsolidasinya di daerah belum selesai. KK dibuat masing-masing di kantor Dinas Dukcapil," ujar Zudan ketika dihubungi, Rabu (1/11/2017).

Lalu apa solusinya jika mengalami kendala seperti itu?

"Itu solusinya bisa datang ke gerai. Di gerai masing-masing operator akan dibukakan data yang sudah dikonsolidasi. Nanti diketik NIK-nya keluar nomor KK-nya," kata Zudan.

Zudan mengatakan banyak orang tak paham bahwa nomor KK terus berubah seiring dengan bergantinya status dalam keluarga atau penambahan anggota keluarga.

"Ini lah yang sering banyak jadi masalah. Databasenya berubah tapi registrasinya masih dengan KK yang lama. Kalau NIK kan tidak berubah-ubah. Tapi nomor KK kan berganti-ganti setiap dia ganti KK," kata dia.

"Misalnya saya anak dua, punya bayi lagi KK-nya baru, nomornya baru. Maka KK yang lama tidak cocok lagi. Jadi harus selalu di-matching-kan dengan nomor KK yang baru," tutup dia.

Registrasi ulang dimulai 31 Oktober 2017 sampai dengan 28 Februari 2018. Apabila pelanggan tidak melakukan registrasi sampai dengan tanggal 28 Februari 2018, maka akan dikenakan pemblokiran secara bertahap dan akan diblokir total pada tanggal 28 April 2018.

Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help