Pemkab Anambas Minta SKK Migas Naikan DBH

Besaran alokasi DBH yang turun menjadi sekitar Rp 28 miliar lebih untuk tahun 2018 dari alokasi Rp 58 miliar pada tahun 2017 ini.

Pemkab Anambas Minta SKK Migas Naikan DBH
news.kkp.go.id
Pulau terluar di Anambas, pulau Tokong Nanas 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Pemerintah ‎Kabupaten Kepulauan Anambas menyinggung besaran Dana Bagi Hasil (DBH) yang diketahui mengalami penurunan. 

Hal itu disampaikan dalam sebuah pertemuan dalam pertemuan dengan SKK Migas di Batam (2/11/2017).

Menurut Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Anambas, Azwandi, pertanyaan itu hanya dijawab diplomatis oleh perwakilan SKK yang hadir.

Baca: Pemkab Anambas Berlakukan Absen Finger Print Pegawai, Bupati Targetkan 1 November!

Baca: Kejati Kepri Belum Berhenti Pelajari Kasus DBH Non-Migas Senilai Rp 785 Miliar. Ini Penjelasannya

Baca: Cadangan Migas Menipis, SKK Migas Minta Bantu Tribun Batam Edukasi Warga Soal Ini!

Awalnya, Azwandi mendapat‎ informasi dari Kementrian Keuangan tentang besaran alokasi DBH yang turun menjadi sekitar Rp 28 miliar lebih untuk tahun 2018 dari alokasi Rp 58 miliar pada tahun 2017 ini. 

Mereka juga mempertanyakan alasan penurunan besaran DBH di saat harga minyak dunia berada pada kisaran diatas US $ 50 per barrelnya.

"Dalam kesempatan itu, kami ingin mengetahui alasan penurunan itu. Mereka hanya katakan, hal ini kewenangannya berada di pusat dan mengatakan kalau sumur minyak yang ada sudah berumur tua," ujarnya saat menghubungi melalui sambungan seluler Kamis (2/11/2017). 

Mereka pun juga mempertanyakan presentase penurunan lifting yang dinilai tidak seimbang dengan presentase penurunan Dana Bagi Hasil (DBH).

Ia juga berencana untuk menindaklanjuti informasi ini ‎dengan beroordinasi dengan Kementrian Keuangan Republik Indonesia. 

Baca: Ini Rincian 37 Orang yang Lulus untuk Tes Wawancara Panwascam Anambas

"Kami bakal menindalanjuti hal ini. Dari penyampaian mereka, mereka akan memfasilitasi daerah bila ingin melakukan audiensi di level Pemerintah Pusat," bebernya. (tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help