‎Untuk Pertama Kalinya, Gereja-gereja di Kepri Peringati 500 Tahun Reformasi Kristen Protestan

Ketua panitia peringatan 500 tahun reformasi Martin Luther, Wirya Silalahi menyebutkan, ada delapan gereja yang menjadi anggota ‎UEM di Kepri.

‎Untuk Pertama Kalinya, Gereja-gereja di Kepri Peringati 500 Tahun Reformasi Kristen Protestan
net
Martin Luther 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Gereja-gereja anggota UEM (united evangelical mission/satu dalam misi) yang berada di wilayah Kepri menggelar ibadah peringatan 500 tahun reformasi Martin Luther, Minggu (5/11/2017).

Ibadah memperingati lima abad reformasi Kristen Protestan itu mengundang sekitar 2.000-an jemaat.

Ketua panitia peringatan 500 tahun reformasi Martin Luther, Wirya Silalahi menyebutkan, ada delapan gereja yang menjadi anggota ‎UEM di Kepri.

Ke delapan gereja tersebut yakni, HKBP, HKI, GKPI, GKPS, GBKP, GKPA, GKPPD, dan BNKP. 

"Hari peringatan akan kita gelar di gereja HKBP Batam Centre, pukul tiga sore (15.00 WIB)," ujarnya saat konferensi pers di Batam Centre.

Konferensi pers peringatan 500 tahun reformasi Martin Luther yang aka digelar, Minggu (5/11/2017) sore. Ibadah ini mengundang sekitar 2.000-an jemaat dari sejumlah gereja yang tergabung dalam UEM (united evangelical mission).
Konferensi pers peringatan 500 tahun reformasi Martin Luther yang aka digelar, Minggu (5/11/2017) sore. Ibadah ini mengundang sekitar 2.000-an jemaat dari delapan gereja yang tergabung dalam UEM (united evangelical mission). (Anne Maria)

Wirya pun mengatakan, selain jemaat dari delapan gereja tersebut, ikut diundang juga dua gereja lain yang bukan menjadi anggota UEM. Gereja tersebut yaitu, GPP dan GKLI. 

Wirya menyebutkan, untuk Kepri sendiri, ini merupakan peringatan yang pertama kalinya dilakukan

Khotbah akan dibawakan oleh Pdt WTP Simarmata, yang juga moderator UEM (satu dalam misi)‎ se-dunia.

Selain khotbah, acara itu pun diisi dengan aneka seni budaya dari utusan gereja tersebut.

"Pakpak, Nias, Karo‎, semuanya mengisi. Selain di sini, peringatan serupa pun digelar di Siantar," kata Wirya.

‎Sementara itu, Pendeta HKBP, Kamiden Sitanggang menyebutkan peringatan ini merupakan peringatan gerakan reformasi gereja.

Reformasi gereja terjadi di Jerman, Perancis dan Swiss saat itu.

Saat itu, Martin Luther mengkritisi gereja katholik yang mengeluarkan surat pengampunan dosa.

Martin Luther yang saat itu sempat dikucilkan, akhirnya membuat gerakan yang kemudian berkembang menjadi Kristen Protestan.

"Waktu itu disebutkan dia, bahwa hanya ada tiga jalan keselamatan, Iman, anugerah dan firman Tuhan,‎" kata Kamiden Sitanggang.

Penulis: Anne Maria
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved