Oknum Polisi Ini Tembak Tetangga Tanpa Alasan Jelas, Saat Mau Ditangkap Lukai Kanitreskrim

Saat Soni Lubis menggedor pintu rumah pelaku, Aiptu Yp langsung menyerang dengan senjata tajam. Tangan Soni terluka terkena senjata

Oknum Polisi Ini Tembak Tetangga Tanpa Alasan Jelas, Saat Mau Ditangkap Lukai Kanitreskrim
VOANEWS
ilustrasi kena borgol plastik saat ditangkap 

TRIBUNBATAM.id, BENGKULU - Oknum polisi di Bengkulu, Aiptu Yp, tanpa alasan jelas menembak tetangganya, Kamijan menggunakan senapan angin, Sabtu (4/11/2017) malam.

Kamijan warga RT 1, RW 3 Bumi Ayu 3, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu mengalami luka pada bagian kening dan dibawa ke RSUD M. Yunus.

Informasi penembakan tersebut didengar anggota Polsek Selebar. Kanit Reskrim Polsek Selebar, Ipda Soni Lubis memimpin tim untuk mengamankan pelaku.

Saat Soni Lubis menggedor pintu rumah pelaku, Aiptu Yp langsung menyerang dengan senjata tajam. Tangan Soni terluka terkena sabetan senjata tajam.

Baca: Kebakaran di Pulau Kambing - Banyak yang Penasaran, Lokasi Kebakaran Jadi Tontonan Warga

Baca: Ribuan Peserta Ikuti Lomba Marathon di Bawah Sinar Bulan Purnama di Lagoi. Pesertanya Cantik-cantik

Baca: Suami-Istri Ini Sempat Lihat Musa Lambaikan Tangan Sebelum Tewas Tenggelam di Bengkong

Melihat pelaku melakukan perlawanan, polisi yang lain melumpuhkan Aipda Yp dengan tembakan di kaki.

Pelaku dan Kanit Reskrim dilarikan ke RSUD M. Yunus untuk mendapatkan perawatan.

Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung bersama Kapolres AKBP Adi Savart sempat memantau kondisi korban di RSUD M. Yunus.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Johan Andika mengatakan, polisi mengamankan pelaku dan beberapa barang bukti.

Barang bukti yang diamankan satu pucuk senapan angin, pisau yang digunakan untuk menikam Kanit Reskrim.

“Barang bukti senapan dan pisau yang digunakan pelaku sudah diamankan” kata Johan.

Belum diketahui secara pasti apa persoalan yang membuat pelaku menyerang tetangga dan rekannya sendiri.

Pelaku merupakan anggota Polres Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan. Polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kejiwaan pelaku.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help