46 Juta SIM Prabayar telah Terdaftar. Pemerintah Optimistis Target Tercapai

Jadi, melalui registrasi itu bisa diketahui jumlah semua nomor yang diperlukan dan aktif.

46 Juta SIM Prabayar telah Terdaftar. Pemerintah Optimistis Target Tercapai
shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA – Pelanggan telekomunikasi seluler yang melakukan registrasi kartu SIM prabayar telah mencapai sekitar 46 jutaan sejak kebijakan registrasi ulang diberlakukan oleh pemerintah.

Pemerintah pun optimistis pelaksanaan registrasi SIM card ini akan tuntas pada Februari 2018.

"Saya optimistis bahwa program kita oke dan target registrasi dapat tercapai semua," kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen PPI) Ahmad M Ramli, Selasa (7/11/2017).

Melalui program tersebut, jumlah pasti nomor yang masih aktif atau tidak digunakan bisa diketahui, seperti dikatakannya dalam diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertema "Kontroversi Registrasi SIM Card: Nyaman, Aman, dan Menguntungkan Siapa?" di Gedung Kemkominfo.

"Jadi, melalui registrasi itu bisa diketahui jumlah semua nomor yang diperlukan dan aktif," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, antusiasme masyarakat yang cukup tinggi untuk menyukseskan program tersebut tampak dalam data yang dimilikinya.

"Data kami menunjukkan hingga hari ini sudah 54.347.072 pelanggan kartu yang mendaftar ulang. Itulah sebabnya saya bahkan optimistis sebelum Februari 2018 sudah tuntas," katanya. (*)

Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved