TribunBatam/

Heboh! Salah Panggil Murid Transgender, Guru SMP Ini Terancam Dipecat!

Heboh! Salah Panggil Murid Transgender, Guru SMP Ini Terancam Dipecat!

Heboh! Salah Panggil Murid Transgender, Guru SMP Ini Terancam Dipecat!
thesun.co.uk
Salah panggil murid transgender, guru ini terancam kehilangan pekerjaan 

TRIBUNBATAM.ID-Seorang guru diskors bahkan bakal dipecat setelah tak sengaja memanggil seorang murid transgender dengan panggilan perempuan di kelas.

Joshua Sutcliffe (27) diskors setelah ibu si murid memprotes resmi ke sekolah enam pekan setelah kejadian.

Baca: Bingung Menentukan Masa Subur Istri Anda? Coba Perhatikan 7 Tanda Spesial Ini, Khususnya Nomor 2!

Baca: Ini Bajak Laut Paling Ditakuti di Samudera Indonesia! Mengejutkan Makamnya Ramai Peziarah! Ada Apa?

Baca: Terungkap! Jika Spiderman Nyata Ada, Inilah Menu Sarapan Wajibnya! Begini Penjelasan Ilmiahnya!

Baca: Inilah Cupeng, Penangkal Selingkuh Paling Terkenal di Semenanjung Malaya! Begini Kerjanya!

Sutcliffe mengatakan saat kejadian, dirinya bermaksud memberikan apresiasi setelah melihat si murid dan temannya serius mengerjakan soal.

Katanya saat itu, "Bagus gadis-gadis," sebelum akhirnya minta maaf setelah dikoreksi teman si murid itu keliru.

Guru matematika ini bakal menghadari sidang disiplin pekan ini dengan tuduhan melecehkan jender.

Seperti ditulis thesun.co.uk, Minggu (12/11/2017) dia mengaku: "Saya sungguh kaget dibiliang kepala sekolah, dirinya dalam penyidikan. Saya tidak tahu apa yang terjadi. (Tuduhan) ini tak masuk akal," ujarnya.

Dia menambahkan, itu kejadian tak sengaja dan dirinya juga sudah meminta maaf. Tapi kepala sekolah memastikan kasusnya berlanjut.

Guru SMP di Oxfordshire, Inggris ini mengaku takut kehilangan pekerjaan gara-gara kasus ini.

"Saya selalu berusaha menghormati murid dan bersikap profesional, tapi sekolah tampaknya bersikap lain," ujarnya.

Andrea Williams, Kepala LBH yang mengadvokasi kasus ini mengatakan, ini satu dari banyak kasus guru dihukum lantaran tidak segaris dengan kebijakan transgender sebuah sekolah.

Kepala sekolah setempat belum bisa dikonfirmasi kasus ini. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help