Tiap Hari Ada 28 Pasutri yang Cerai di Batam. Ape Pasal Nih?!

Tercatat sudah 1.510 perkara yang masuk ke Pengadilan Agama, Sekupang, Batam sepanjang 2017 ini.

Tiap Hari Ada 28 Pasutri yang Cerai di Batam. Ape Pasal Nih?!
TRIBUNBATAM/ALFANDI SIMAMORA
Suasana di kantor Pengadilan Agama Batam, Senin (31/7/2017). Selama semester satu 2017, sekitar 900 pasangan suami istri mengajukan perceraian. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasus pengajuan perceraian mulai dari bulan Januari hingga 7 November 2017. tercatat sudah 1.510 perkara yang masuk ke Pengadilan Agama, Sekupang, Batam.

Humas pengadilan agama, Ifda, mengatakan, pengajuan perceraian akumulasi dari pengajuan cerai gugat maupun pengajuan cerai talak.

"Pengajuan perceraian memang sudah lumayan meningkat dan jumlahnya juga sudah mulai mendekati pengajuan perceraian di tahun 2016 yang lalu," ujarnya. 

Baca: 3 Tips Alami Buat ‘Kebesaran’ Mr P dan Bentuknya yang Kokoh

Baca: ALAMAK. Kecanduan Seks, Perempuan ini Ngaku Sudah Gituan dengan 1000 Pria. Sekarang Nyesel

Baca: LIVE STREAMING MotoGP Valencia - Minggu, 19.00 WIB. Sirkuit Berpesta Atau Menangis?

Pada tahun 2016, hanya mencapai kurang lebih dua ribuan lebih pengajuan perceraian.

Dibanding tahun 2017, dari bulan Januari sampai 7 November, sudah mencapai 1.510 kasus pengajuan perceraian.

Ifda juga menerangkan, bahwa kasus pengajuan perceraian di tahun 2017 saat ini, baik itu dari kaum wanita dan kaum pria untuk alasannya masing-masing adalah masalah perekonomian, kurang harmonisnya hubungan, perselingkuhan dan juga cekcok yang tidak bisa terkontrol hingga berujung ke perceraian.

"Dari beberapa alasan tersebut yang tergolong lebih banyak adalah masalah ekonomi," kata Ifda. 

Ifda mengatakan, permohonan cerat itu justru rata-rata datang dari kalangan ekonom menengah ke bawah.

Kurangnya perekonomian di tengah-tengah keluarga para pasangan suami istri, menjadi membuat mereka menjadi lebih mengambil langka untuk cerai.

"Dalam satu hari itu hampir 28 keluarga yang menggugat cerai baik dari kaum pria dan wanita," ujarnya. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help