TribunBatam/

Aih. Sapi Betina di Tanjungpinang Diasuransikan. Kok Bisa?

Untuk meminimalisir kerugian peternak akibat sapi mati, maka dibuatlah program bantuan premi asuransi usaha ternak sapi.

Aih. Sapi Betina di Tanjungpinang Diasuransikan. Kok Bisa?
tribunbatam.id
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyerahkan premi asuransi AUTS Kepada Perwakilan Peternak di Aula Bulang Linggi, Selasa (14/11/2017). 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan subsidi premi Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) kepada petani yang memiliki sapi indukan.

Tujuanya, untuk menjamin keberlangsungan petarnak sapi di kota Gurindam ini.

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah pada sosialisasi itu menjelaskan, ternak sapi sangat beresiko, karena rentan terserang penyakit yang bisa menyebabkan kematian.

Baca: WADUH. Ternyata Kelamaan Menjomblo Perpendek Umur. Begini Kata Pakarnya

Baca: Sultan Mahmud Riayat Syah: Diaspora Menjaga Marwah

Baca: Disebut Bersaing dengan Isdianto di Cawagub Kepri, Rini: Gue Tahu Maksud Loe

Oleh karena itu, untuk meminimalisir kerugian peternak akibat sapi mati, maka dibuatlah program bantuan premi asuransi usaha ternak sapi.

"Peternak hanya diwajibkan membayar premi Rp40 ribu per ekor pertahun. Sedangkan sisa premi sebesar Rp160 ribu rupiah perekor ditanggung oleh pemerintah. Diharapkan ini mampu menjawab masalah peternak ini," katanya, Selasa (14/11/2017). 

Dari catatan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang, pada Oktober 2017 di Kota Tanjungpinang terdapat 137 ekor sapi produktif.

Dari jumlah tersebut 40 ekor diantaranya sedang bunting.

42 ekor lainnya sudah melahirkan dan 93 ekor bersetatus aseptor normal belum bunting.

Program asuransi dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang bekerjasama dengan Asuransi Jasindo. (iwn)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help