TribunBatam/

BREAKINGNEWS Kejati Periksa Isteri Tersangka Kasus Asuransi Pemko Batam. Ini pengakuannya

Virda ditanyai seputar keberadaan suaminya dan aliran dana asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) milik APBD Pemko Batam.

BREAKINGNEWS Kejati Periksa Isteri Tersangka Kasus Asuransi Pemko Batam. Ini pengakuannya
Syafei, oknum jaksa pengacara negara saat diperiksa di Kejati Kepri, Senin (16/10/2017) malam. Syafei diduga melakukan penggelapan dana asuransi pegawai Pemko Batam. 

TRIBUNBATAM.Id. TANJUNGPINANG - ‎Kerjaksaan Tinggi Kepri memeriksa isteri tersangka kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU), Mohamad Nasihan. Sang isteri, Virda Aries YA Panji Indra, menjani pemeriksaan sejak pagi tadi, Selasa (14/11/2017).

Menurutk keterangan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) kejati Kepri Feritas, pemeriksaan itu untuk melacak harga yang dimiliki suaminya itu.

"Kita Periksa istri Mohammad Nasihan sejak pagi tadi. Pemeriksaan ini‎ kita lakukan terkait kasus yang menjerat suaminya. Kita sedang lengkapi berkas penyidikan dimana istri tersangka merupakan orang terdekat tersangka," kata Feritas dikonfirmasi Tribun Batam, Selasa (14/11) sore.

Baca: Praperadilan Kasus Asuransi BAJ, Ini Simpulan Versi Dua Kubu Berseteru! Hakim Putuskan Senin Depan!

Baca: ‎Kasus Asuransi BAJ! Tangkis Praperadilan, Kejati Tak Mau Banyak Cakap: Buktikan di Pengadilan!

Baca: BANJIR! Air Masuk ke Rumah Warga di Sengkuang. Motor dan Mobil Terendam

Menurutnya, Virda ditanyai seputar keberadaan suaminya dan aliran dana yang diduga dari hasil korupsi dana asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) milik APBD Pemko Batam.

"Pokoknya seputar harta yang dimilikinya. Dia kan orang paling terdekat. kemungkinan besar untuk tau harta benda yang dimiliki serta pendapatan hasil dari mana, ya taulah," kata Feritas lagi.

‎Namun lagi-lagi, Feritas dibuat pusing oleh Mohammad Nasihan, karena tidak juga didapatkan kabar perihal keberadaannya.

Virda mengaku suaminya menghilang begitu saja tanpa ada kabar setelah Kejati Kepri menetapkan status tersangka.

‎"Dia masih berbelit tak mengetahui keberadaan suaminya," ujarnya.

Baca: Akses ke Bandara Hang Nadim Terputus Karena Jalan Protokol di Perumahan Simpang Raya Tergenang

Sebelumnya, Kejati Kepri menetapkan dua tersangka korupsi dan TPPU, yakni Syafei selaku Jaksa dan Mohammad Nasihan diduga kuat mengalihkan sejumlah dana dari BAJ senilai 55 miliar ke rekening giro yang dibuat oleh dua pelaku.

Keduanya diduga menggunakan dana itu untuk pekepentingan pribadi sebab semestinya dikembalikan kepada nasabah BAJ, pegawai Pemko Batam. (wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help