TribunBatam/

Pelaku Penembakan Massa karena Gangguan Jiwa? Study Ini Justru Membuktikan Sebaliknya

Perdebatan tentang penyebab Devin Patrick Kelley melakukan penembakan massal terhadap 26 jemaat gereja di Texas, semakin mengerucut pada dua hal.

Pelaku Penembakan Massa karena Gangguan Jiwa? Study Ini Justru Membuktikan Sebaliknya
MassLive.com
Akun Devin Kelley, pelaku penembakan di Gereja First Baptist, Texas, Amerika Serikat (AS) yang menewaskan 26 jemaat, Minggu (5/11/2017).

TRIBUNBATAM.ID, WASHINGTON - Perdebatan tentang penyebab Devin Patrick Kelley melakukan penembakan massal terhadap 26 jemaat gereja di Texas, semakin mengerucut pada dua hal yakni masalah kejiwaan dan aksesabilitas terhadap senjata api.

Setelah Devin Patrick Kelley masuk ke gereja di Sutherland Springs, Texas, pada Minggu lalu dan menembak mati 26 orang, politikus Amerika Serikat menilai kasus itu disebabkan oleh kondisi kesehatan mental pelaku.

Masalah mental juga disoroti oleh Presiden AS Donald Trump yang berkicau di Twitter, bahwa serangan penembakan massal bukan disebabkan masalah kepemilikan senjata.

Pendapat Trump muncul ketika terdapat fakta, Kelley pernah kabur dari rumah sakit jiwa sekitar lima tahun lalu.

Baca: Ternyata Pelaku Penembakan di Gereja Texas adalah Mantan Angkatan Udara AS yang Dipecat

Namun, pakar kesehatan menyerukan agar masyarakat tidak mengaitkan antara kesehatan mental dengan penembakan massal.

Dilansir dari Al Jazeera, Minggu (12/11/2017), psikiater forensik dari Universitas Georgetown, Liza Gold mengatakan, sebagian penembakan massal tidak dilakukan oleh orang yang mengalami sakit jiwa.

"Negara kita dalam keadaan penyangkalan tentang sifat nyata dari kekerasan dengan senjata, dan apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi angka kematian," katanya.

Dalam American Journal of Psychiatry pada 2015 menyebutkan, hanya 3-5 persen tindakan kekerasan di AS dilakukan oleh individu yang didiagnosis menderita sakit jiwa.

Persentase kejahatan dengan pistol bahkan lebih rendah daripada rata-rata nasional pelaku penembakan yang tidak menderita sakit jiwa.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help