TribunBatam/

WADUH! Tunggakan Iuran Peserta BPJS Kesehatan di Batam Capai Rp 51,6 Miliar

Irfan merinci, tunggakan peserta mandiri Rp 47,9 miliar dan Rp 3,7 miliar sisanya adalah tunggakan dari perusahaan.

WADUH! Tunggakan Iuran Peserta BPJS Kesehatan di Batam Capai Rp 51,6 Miliar
Suasana Media Gathering BPJS Kesehatan, Selasa (14/11/2017). 

Laporan Efendi Wardoyo

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) BPJS Kesehatan di Kota Batam ternyata banyak yang menunggak iuran.

Cabang Kota Batam mencatat, jumlah tunggakan mencapai Rp 51,6 miliar peserta.

Kepala Bidang SDM dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Irfan Rachmadi mengatakan, jumlah tunggakan itu sejak tahun 2000 lalu.

“Yang paling banyak tunggakan dari kepesertaan mandiri,” ujar Irfan dalam media gathering BPJS kesehatan, Selasa (14/11/2017).

Irfan merinci, tunggakan peserta mandiri Rp 47,9 miliar dan Rp 3,7 miliar sisanya adalah tunggakan dari perusahaan.

Kebanyakan faktor utama penyebab tunggakan adalah ketidakmampuan peserta JKN-KIS dalam membayarkan iuran.

Irfan juga menyesalkan anggapan masyarakat bahwa JKN-KIS hanya dibutuhkan pada saat tertimpa kemalangan.

Banyak peserta, setelah mendaftar dan membayar iuran sekali, setelah itu tidak membayar lagi pada bulan berikutnya.

“Selalu begitu polanya. Ketika terjadi kemalangan baru mengurus kepesertaan. Setelah dapat, iuran selanjutnya tidak dibayar lagi,” terangnya.

Namun, kata Irfan, banyak juga peserta JKN-KIS yang menunggak karena tidak mampu.

Kepala BPJS Kesehatan cabang Kota Batam, Zoni Anwar Tanjung juga meminta pemerintah daerah untuk menyelesaikan tunggakan bagi masyarakat yang benar-benar tidak mampu.

“Pemerintah Kota Batam sudah sangat aktif. Hanya saja, kendala masyarakat yang tidak mampu juga dapat jadi perhatian,” ujar Zoni.

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help