Warga Bintan Cemaskan Limbah Minyak Hitam, Tim Patroli Sisir Pantai

Sugeng berharap, selama operasi empat hari, ancaman limbah minyak hitam yang mencemari laut Bintan setiap tahun tidak terjadi.

TRIBUNBATAM,id, BINTAN – Limbah minyak hitam (sludge oil) menjadi ancaman serius bagi habitat laut di Kepri, terutama di Bintan.

Pencemaran limbah minyak hitam tak hanya berdampak bagi industri pariwisata, yang menjadi tulang punggung ekonomi Kepri saat ini, namun juga menjadi ancaman serius bagi sumber nafkah nelayan lokal.

Jika tak disikapi cepat, maka kerugian pencemaran akan berdampak banyak.

Baca: LIVE STREAMING - Siaran Langsung Timnas U23 vs Suriah U23 di RCTI Pukul 17.00 WIB Sore Ini

Baca: CATAT. Akhir Pekan ini Hujan Meteor Leonids Terlihat dari Indonesia

Baca: Bolehkah Supermarket Pungut Donasi dari Uang Kembalian Pembeli? Ini Kata Dinsos

Laporan Tim Pencegahan Pencemaran Limbah Minyak Hitam (Oil Spill) dibawah komando Pangkalan PLP Tanjunguban  di perairan pariwisata Lagoi, Rabu (15/11), keberadaan limbah perusak nihil. Artinya, kondisi perairan masih aman.

“Pada patroli hari ke tiga, sama dengan hari pertama dan dua,  belum kami temukan adanya perairan yang tercemar limbah,” kata Kepala Bagian Operasi (KBO) Pangkalan PLP Kelas II Tanjunguban, Sugeng Riyono.

Team telah bekerja sejak Senin (13/11) dengan dibekali sejumlah peralatan memadai. Di antaranya, armada kapal patroli yang dilengkapi dengan peralatan oil boom, pemadam kebakaran di laut (fire gun) dan penyelam.

Baca: Ketika Ustaz Solmed dan Aa Gym Berkomentar untuk Rina Nose

Pada Rabu, team mengarahkan armada ruber boat hingga beberapa radius dari bibir pantai Lagoi di sekitar Pelabuhan Bandar Bintan Telani (BBT). Dari penyisiran hampir sejam di sekitar perairan, kondisi laut steril dari limbah.

Tugas  Team Pencegahan Pencemaran Limbah Minyak Hitam akan berakhir Kamis (16/11).

Sugeng berharap, selama operasi empat hari, ancaman limbah minyak hitam yang mencemari laut Bintan setiap tahun tidak terjadi. 

“Harapan kami, kondisi sampai hari terakhir patroli, perairan aman dan steril dari ancaman limbah.” kata Sugeng. (min)

Penulis: Aminnudin
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved