Berkantor di Sukajadi, PT MAI Imingi Bunga Tinggi untuk Nasabah. Begini Modusnya

Padahal, perusahaan ini sejatinya bergerak dalam bidang penjualan mobil merek Haval.

Berkantor di Sukajadi, PT MAI Imingi Bunga Tinggi untuk Nasabah. Begini Modusnya
Tribunbatam.id
Satgas Waspada Investasi Kepri saat menggelar konfrensi pers di Gedung OJK, Jumat (17/11/2017) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi Kepri mengungkapkan, PT Maju Aset Indonesia (PT MAI) telah melakukan pelanggan dua kali karena sebelumnya sudah pernah ditegur.

Namun nyatanya, PT MAI ini masih mengumpulkan investasi dari masyarakat dan tidak mengindahkan larangan dari Satgas.

Ketua Satgas dari OJK Pusat, Tongam Lumban Tobing, mengatakan, PT MAI secara illegal melakukan pengumpulan dana invetasi langsung.

Baca: BREAKINGNEWS - Satgas Hentikan Aktivitas Investasi PT MAI. Korban Banyak di Batam

Baca: Begini Jadinya Kalau Lamaran Ditolak, Pria Bisa Sangat Brutal dan Bakar Pujaan Hatinya

Baca: WADUH Siemens Bakal PHK 6.900 Pekerjanya. Ini Sumber Masalahnya

Padahal, perusahaan ini sejatinya bergerak dalam bidang penjualan mobil merek Haval.

PT MAI yang telah berdiri sejak 2016 ini bekerjasama dengan Yixing New Energy yang berdomisili di Cina, Aerosia Holding Sdn Bhd dan Go Capital International Sdn Bhd yang berdomisili di Malaysia.

Namun, dalam praktinya, PT MAI juga turun menghimpun dana dari masyarakat dengan janji atau iming-iming imbal hasil antara 8 sampai 12 persen.

Dalam praktiknya, oknum dari perusahaan yang menarwarkan investasi juga sering mengaikan dengan perusahaan mitra dalam kerja sama penjualan mobil.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved