BREAKINGNEWS - Satgas Hentikan Aktivitas Investasi PT MAI. Korban Banyak di Batam

Perusahaan ini sendiri berdomisili di Batam, tepatnya di Gedung Adhya Building di Sukajadi.

BREAKINGNEWS - Satgas Hentikan Aktivitas Investasi PT MAI. Korban Banyak di Batam
Tribunbatam.id
Satgas Waspada Investasi Kepri saat menggelar konfrensi pers di Gedung OJK, Jumat (17/11/2017) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi Kepri kembali menghentikan kegiatan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi tanpa izin yang dilakukan PT Maju Aset Indonesia (MAI).

Penghentian pertama dilakukan pada Mei lalu. Namun belakangan dari informasi masyarakat, aktivitas penghimpunan dan penyertaan modal dari perusahaan PT MAI masih tetap berlangsung.

Perusahaan ini sendiri berdomisili di Batam, tepatnya di Gedung Adhya Building di Sukajadi.

Ketua Satgas, Tongam Lumban Tobing mengimbau masyarakat, agar tak tergiur bahkan bergabung dengan penawaran penyertaan saham dari PT MAI maupun mitra kerjanya.

"Modus PT MAI ini dia menghimpun dana dengan imbal hasil 8 sampai 12 persen. Untuk yang bisa merekrut orang baru, ditambah 10 persen," kata Tongam kepada wartawan di Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri di Batam Center, Jumat (17/11).

Dikatakan dia, dalam menjalankan usahanya PT MAI tak memiliki izin alias ilegal. Sehari-harinya perusahaan itu mestinya menjalankan bisnis penjualan mobil merek Haval.

"PT MAI diduga melanggar undang-undang terkait perbankan, KUHP pasal penipuan atau penggelapan, dan undang-undang terkait perdagangan," ujar laki-laki yang bertugas di OJK pusat itu.

Ia menyebutkan, ada 484 orang dari Batam dan Tanjungbalai Karimun yang tertipu oleh praktik penarikan investasi yang dilakuka perusahaan ini. (wie/cr2)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved