Feri Singapura–Batam Terbakar, Penumpang Panik, Asap Bau Menyengat

Dia bilang tidak usah panik. Bagaimana pula gak panik, orang apinya dan asapnya besar kok.

Feri Singapura–Batam Terbakar, Penumpang Panik, Asap Bau Menyengat
REPRO/ISTIMEWA
Suasana kepanikah penumpang pada feri dari Singapura ke Batam pada Minggu (19/11/2017).

TRIBUNBATAM.id BATAM - Penumpang Kapal Majestik yang melayani  Singapura-Batam sempat heboh dengan munculnya kepulan asap dan Api dari ruangan awak kapal di bagian depan.

Peristiw itu terjadi pada Minggu (19/11/2017) malam, sekitar pukul 21.02 WIB. 

Niken Fujitania (22) Salah seorang penumpang yang berada didalam kapal bercerita.

Baca: BREAKINGNEWS Pemuda di Tanjungpinang Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi

Baca: Ibunya Kaget Lihat Agus Sudah Tergantung di Kamar Mandi, Lalu Teriak

Baca: Pagi Buta, Pria ini Curi Kancut dan Tisu Basah di Swalayan. Ginilah Jadinya

Kapal tersebut merupakan kapal yang terakhir berangkat dari Singapura ke Batam.

"Kebetulan saya duduk di bagian depan tepat di belakang ruangan ABK," sebut Niken Bercerita.

Tidak lama kemudian, tercium bau terbakar dari bagian depan. Beberapa saat kemudian langsung keluar asap yang disertai bunyi alaram dikapal tersebut.

"Saat ada alarm, kami langsung panik. Penumpang yang berada di bagian depan langsung berhamburan dan lari ke belakang," tambah Niken.

Saat alarm berbunyi, kemudian kapten kapal memberikan himbauan agar penumpang tidak panik dan kembali duduk di tempat semula.

"Kami langsung duduk aja. Dia bilang tidak usah panik. Bagaimana pula gak panik, orang apinya dan asapnya besar kok," sambungnya.

Baca: Menteri Perdagangan Justru Minta Para Perokok Tinggalkan Rokok Elektronik. Alasannya Menyentuh Hati

"Ruangan yang terbakar itu sempat di buka sama awak kapal. Saat di buka kepulan asap langsung keluar. Penumpang kemudian teriak. Ada beberapa orang yang kemudian memggendong anak-anaknya untuk diselamatkan," kata dia lagi.

Walaupun terjadi kebakaran didalam Kapal, namun kapal tetap saja berjalan. Sampai api benar-benar bisa dipadamkan dan kembali di tempat duduk masing-masing. (koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help