GEGER Seorang Jurnalis Ditembak di Kantor Komandan Militer

"Dia ditembak di dalam kantor sang komandan oleh seorang prajurit setelah mereka berdebat tentang suatu masalah," kata kepala kepolisian.

GEGER Seorang Jurnalis Ditembak di Kantor Komandan Militer
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

Pada 20 September lalu, seorang reporter tewas dikeroyok massa dalam bantrokan antara polisi dan sejumlah faksi politik yang berseteru di kota Agartala.

Baca: Puluhan Pelajar Karimun Belajar Jurnalistik Bersama Tribun Batam

Jenazah sang jurnalis yang sudah termutilasi ditemukan sehari setelah kejadian itu.

Di bulan yang sama, seorang jurnalis ternama India Gauri Lankesh tewas ditembak di kota Bengalore. Kematian Gauri diduga terkait dengan pandangannya terhadap kelompok kanan radikal Hindu.

Sejauh ini polisi belum menangkap satu pun tersangka dalam kasus pembunuhan Gauri.

Tewasnya Sudip Dutta Bhaumik menjadikan jumlah jurnalis India yang tewas dibunuh sejak 1990-an menjadi 30 orang. Demikian data dari Komite Perlindungan Jurnalis.

Baca: Apakah Jurnalis Metro TV yang Sopiri Setya Novanto Melanggar Kode Etik ? Ini Penjelasan Bosnya

Pada 2015, Reporter Without Border menyebu India menjadi negara paling berbahaya bagi jurnalis di Asia.

Pada April lalu, kelompok kebebasan pers menempatkan India di peringkat 136 dari 180 negara di dunia dalam hal kebebasan pers. (kompas.com/Ervan Hardoko)

Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved