Orang Kaya Singapura Siap-Siap Bayar Pajak Lebih Tinggi karena Rezim Pajak Progresif

Warga kaya di Singapura harus bersiap-siap bayar pajak yang lebih tinggi karena pemerintah menerapkan rezim pajak progresif.

Orang Kaya Singapura Siap-Siap Bayar Pajak Lebih Tinggi karena Rezim Pajak Progresif
AsianSurveyingMapping
Singapura 

TRIBUNBATAM.ID, SINGAPURA- Warga kaya di Singapura harus bersiap-siap bayar pajak yang lebih tinggi.

Sebab, Singapura akan memastikan sistem perpajakannya berdasar pada kinerja ekonomi yang solid dan prinsip bahwa wajib pajak dengan penghasilan lebih tinggi membayar pajak lebih tinggi pula.

Ini sejalan dengan pernyataan Perdana Menteri Lee Hsien Loong yang mengungkapkan bahwa Singapura harus bersiap dengan kenaikan pajak.

"(Sistem perpajakan) harus berdasarkan aktivitas ekonomi yang solid," kata Indranee Rajah, pejabat menteri senior untuk hukum dan keuangan, seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (22/11/2017).

Rajah menuturkan, kondisi perekonomian Singapura saat ini cukup solid.

Pada kuartal III 2017, pertumbuhan ekonomi Singapura diprediksi bisa mencapai 5 persen, tertinggi sejak hampir 4 tahun.

Baca: Pria Singapura Ini Bikin Cincin Kawin dari Steples Bekas Operasi Ayahnya. Kisahnya Mengharukan

PM Lee menyatakan, pertumbuhan ekonomi Singapura sepanjang tahun 2017 dapat melampaui 3 persen.

Kalau ini benar terjadi, maka realisasi tersebut lebih tinggi dari proyeksi.

Rajah sendiri enggan menjelaskan perubahan spesifik pada pajak barang dan jasa yang tengah dipertimbangkan pemerintah.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved