BATAM TERKINI

Modus Pura-pura Beli, Pandi Bawa Kabur Emas di SP Plaza. Tidak Dijual, Ngakunya Digadaikan

Pandi mengaku sudah 3 kali lakukan aksinya ini, yang pertama di Nagoya, Pasar Sagulung dan yang terakhir di Pasar SP Plaza

Modus Pura-pura Beli, Pandi Bawa Kabur Emas di SP Plaza. Tidak Dijual, Ngakunya Digadaikan
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Pandi (tengah) pria yang ditangkap dalam kasus pencurian emas di Batuaji, Jumat (24/11/2017) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Berpura-pura ingin membeli emas dan minta lihatkan contoh barang, inilah modus yang dilakukan Pandi (31) warga Kavling Lama, Sagulung, yang melarikan emas dari toko emas Citra Cantik Pasar SP Plaza.

Setelah pemilik toko memperlihatkan emas yang diinginkan Pandi, pandi berpura-pura ingin memperlihatkan kepada istrinya dan langsung membawanya kabur.

Pandi mengaku sudah tiga kali melakukan aksinya ini, dimana yang pertama dilakukan di Nagoya, Pasar Sagulung dan yang terakhir di Pasar SP Plaza.

Baca: VIDEO: Pria Gay Singapura NGEBET Ngajak Hubungan Intim di MRT dan Ditolak, Lalu Lakukan Kekerasan

Baca: Indonesia vs Guyana - Pertama Kali Main di Asia. Ini Kesan Pemain Guyana Sesampai di Indonesia

Baca: Bersantai di Pantai Payung Nongsa, Pantai Kekinian yang Ada di Batam

Kejadian di lokasi terakhir mengantarkan Pandi ke balik jeruji Polsek Sagulung.

Saat berada di Polsek Jumat (24/11/2017) Pandi mengaku melakukan aksi itu karena tidak memiliki pekerjaan.

"Saya sudah lama menganggur, uang tidak ada,"kata Pandi.

Emas hasil curian itu, oleh Pandi diggadaikan ke pegadaian di daerah Sekupang dan Batuaji.

"Emasnya tidak saya jual, saya gadaikan,kalau digadaikan harganya lebih tinggi dibanding dijual langsung karena suratnya tidak ada,"katanya.

Kapolsek Sagulung AKP Hendrianto, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut apakah perbuatan yang dilakukannya.

"Kita sudah berkoordinasi dengan polsek-polsek lain di Batam, apakah ada kasus yang sama yang mereka alami,"kata Hendrianto.(*)

* Baca berita terkait di HARIAN TRIBUNBATAM edisi Sabtu, 25 NOVEMBER 2017

Penulis: Ian Pertanian
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help