Ground Breaking CitraPlaza Nagoya: Budiarsa Yakin Pasar Apartemen Batam Makin Bergairah

PT Ciputra Residence optimistis pasar properti di Kota Batam, khususnya apartmen, akan semakin bergairah.

Ground Breaking CitraPlaza Nagoya: Budiarsa Yakin Pasar Apartemen Batam Makin Bergairah
Jajaran pimpinan PT Ciputra Residence memberikan keterangan pers saat ground breaking CitraPlaza Nagoya, Sabtu (25/11/2017). 

TRIBUNBATAM.ID, Batam - PT Ciputra Residence optimistis pasar properti di Kota Batam, khususnya apartmen, akan semakin bergairah.

Ini karena ada pergeseran orientasi hunian dari landed house ke high-rise building.

Menurut President Director PT Ciputra Residence Budiarsa Sastrawinata, adanya perubahan pola hunian di Batam, salah satu penyebabnya karena letaknya yang dekat dengan Singapura dan sekidit banyak mengadopsi pola perkotaan di negeri jiran tersebut.

"Kami optimistis awal tahun 2018 pasar apartemen di Batam akan menunjukan tren yang meningkat, sejalan dengan membaiknya perekonomian di Batam," ujar Budiarsa, Sabtu (25/11/2017), saat membuka acara Ground Breaking CitraPlaza Nagoya.

Dia menambahkan, dilihat dari peluang bisnis dan investasi, Kota Batam masih lebih menarik dibandingkan negara tetangga, Singapura. 

Alasannya, potensi apresiasi harga masih terbilang sangat tinggi, ditambah dengan regulasi pemilikan properti oleh orang asing di Indonesia semakin bersahabat.

Hadir dalam acara Ground Breaking CitraPlaza Nagoya, Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun, Walikota Batam HM Rudi, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Provinsi Samsul Bahrun, anggota DPRD Provinsi Asmin Patros, Kadin Batam Cahya, dan tokoh masyarakat Abidin Hasibuan.

Hadir pula segenap tokoh-tokoh pengembang Batam, jajaran Direksi Komisaris PT Supreme Global Einvestment, PT Batama Nusa Permai dan PAM Group yang merupakan patner PT Ciputra Residence dalam mengembangkan peoyek Citra Plaza Nagoya.

Budiarta menambahkan, indikator akan bergairahnya ekonomi di Kota Batam dapat dilihat dari mulai tumbuhnya beberapa industri baru seperti digital dan maintenance, repairing, dan overhaul operation (MRO) pesawat terbang.

Batam mulai berubah yang semula bertumpu pada sektor industri sekarang mengarah ke bisnis digital atau teknologi informasi.

Halaman
12
Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved