Indonesia vs Guyana
Spaso Cetak Gol lagi, Timnas Indonesia Kalahkan Guyana 2-1
Timnas Indonesia menuai hasil positif saat menjamu Timnas Guyana pada pertandingan persahabatan di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (25/11/2017).
TRIBUNBATAM.id, BEKASI - Timnas Indonesia menuai hasil positif saat menjamu Timnas Guyana pada pertandingan persahabatan di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (25/11/2017).
Lagi-lagi, Ilija Spasojević kembali berhasil membobol gawang Guyana setelah melalui kerjasama apik dengan Febri Hariyadi dan Ilham Udin Armayn di menit ke-78.
Bertanding dengan penuh kepercayaan diri sejak awal pertandingan, skuad Garuda mendominasi pertandingan.
Di babak kedua, Luis Milla memasukkan pemain Timnas U-19, Saddil Ramdani dan Ilham Udin Armayn.
Baca: Cetak Gol Perdana bagi Timnas Indonesia, Spaso Langsung Cium Lambang Garuda
Keduanya langsung memberi warna karena para pemain tengah dan depan Indonesia diisi oleh para pemain yang memiliki kecepatan.
Beberapa kali serangan sektor sayap Timnas merepotkan barisan pertahanan lawan.
Mulai dari Febri Haryadi yang sangat menonjol pada pertandingan ini, Osvaldo Haay, septian david Maulana serta Ilham Udin sendiri.
Setelah mendapat gol kedua, Timnas Guyana yang sebelumnya lebih banyak menunggu mencoba bermain terbuka untuk membalas kekalahan.
Namun, dua benteng Indonesia, Hansamu Yama Pranata dan gelandang Hargiyanto tak memberi ruang bagi lawan untuk menembus gawang Awan Setho.
Pasukan Luis Milla sempat kebobolan lebih dulu.
Baru sembilan menit pertandingan berjalan, Shaquille Agard sukses membuat timans Guyana unggul dulu.
namun, di menit ke-35, kapten timnas Guyana, Jack Newton handsball di dalam kotak penalti.
Wasit asal Thailand yang memimpin laga memberikan penalti untuk timnas Indonesia.
Spaso yang jadi eksekutor sukses mencetak gol penyama walau sepakannya sempat disentuh tangan kiper Guyana, Andrew Durant.
Gol ini merupakan gol debut Spaso, sapaan Spasojevic, sejak dipanggil timnas Indonesia dengan status pemain naturalisasi.
Meskipun ini adalah pertandingan persahabatan, namun masuk kalender FIFA sehingga posisi Garuda yang baru melesat 11 tingkat ke 154, berpeluang naik tingkat lagi.