Sudah Babak Belur Dipukuli MK, Anak Ini Justru Mengaku Jatuh dari Sepeda

Pasca penganiayaan tersebut AF mengalami trauma dan menjadi cacat karena kedua gigi bagian depan lepas usai dihajar MK.

Sudah Babak Belur Dipukuli MK, Anak Ini Justru Mengaku Jatuh dari Sepeda
AF, korban penganiayaan MK. 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Syadripan, orangtua AF, bocah korban penganiayaan yang membuat laporan ke Polsek Sekupang, merasa bersyukur setelah polisi mengamankan pelaku penganiayaan anaknya tersebut.

Syadripan, orang tua AF (11) saat dikonformasi mengatakan, kasus ini ditangani pihak kepolisian dan pihaknya menempuh  jalur hukum.

Pasalnya, pasca peristiwa tersebut anaknya mengalami trauma dan menjadi cacat karena kedua gigi bagian depan lepas usai dihajar pelaku yang berinisial MK.

"Saya sudah mendengar kalau pelaku diamankan tadi siang oleh tim Polsek Sekupang. Kita berharap kasus ini lanjut dan pelaku di adili sesuai dengan kesalahanya," sebut Pelaku saat dikonfirmasi, Senin (27/11/2017) siang.

Menurut Syadripan, awalnya ia tidak curiga dengan kejadian yang dialami oleh anaknya.

Sebab, ketika itu AF mengaku kalau dirinya baru saja jatuh dari sepeda.

Baca: Sedang Main Petak Umpet, Anak Ini Dikira Hendak Mencuri. Dia pun Dipukuli dan Beginilah Kondisinya

"Saya malah tahunya dari tetangga pelaku yang kebetulan teman saya. Dia bilang kalau anak saya dihajar karena dituduh mencuri motor. Padahal anak saya tidak bisa bawa motor," terang Syadipar.

Kemudian ia mendesak anaknya untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.

Pelaku penganiayaan terhadap AF (dua dari kiri) diamankan Polsek Sekupang, Batam, Senin (27/11/2017).
Pelaku penganiayaan terhadap AF (dua dari kiri) diamankan Polsek Sekupang, Batam, Senin (27/11/2017). (tribun batam)

Sang anak akhirnya mengaku kalau dia dihajar karena dituduh mencuri motor.

"Saya langsung bikin laporan polisi. Kemudian saya bawa anak saya ke RS Awal Bros untuk divisum," terangnya.

Dengan adanya kejadian ini, ia berharap pelaku bisa dihukum seberat-beratnya.

Dia mengatakan, jika pelaku hendak minta maaf maka kembalikan anaknya sepeti semula.

"Anak saya sudah cacat. Betapa kejamnya dia. Main hakim sendiri," tambahnya.(*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved