CUACA KEPRI HARI INI

WASPADA! Gelombang Laut di Perairan Kepri Diprakirakan hingga 3,5 Meter dan Disertai Hujan

BMKG Stasiun Meteorologi Klas I Hang Nanndim Batam, memprakirakan gelombang tinggi di perairan Kepri mulai dari 0,5 sampai 3,5 meter.

WASPADA! Gelombang Laut di Perairan Kepri Diprakirakan hingga 3,5 Meter dan Disertai Hujan
Tribun Batam/Istimewa
Ilustrasi gelombang tinggi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Badan Meteorologi Klimatologi Geofiksika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas I Hang Nanndim Batam, memprakirakan gelombang tinggi di perairan Kepri mulai dari 0,5 sampai 3,5 meter.

Prakiraan ink berlaku mulai Senin (27/11/2017) pukul 07.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB.

Gelombang laut tersebut diprakirakan diiringi hujan ringan hingga sedang hampir di seluruh wilayah Kepri.

Khusus untuk perairan Batam-Bintan, arah anngin Barat Laut - Timur Laut.

Sementara Kecepatan angin 3 sampai 10 knots dan tinggi gelombang mulai 0.5 meter sampai 1.25 meter.

Untuk peraiaran Kabupaten Lingga, hujan ringan dengan arah angin Barat Laut - Timur.

Kecepatan angin 2 sampai 8 knots dengan ketinggian gelombang 0.5 meter sampai 1.25 meter.

Kemudian Selat Berhala terjadi hujan ringan.

Arah angin Barat Laut - Timur dengan kecepatan angin 2 sampai 8 knots disertai ketinggian gelombang 0.3 meter sampai 0.8 meter.

Selanjutnya Laut Cina Selatan Utara Natuna hujan ringan disertai arah angin Utara - Timur Laut dan kecepatan angin 6 sampai 25 knots dengan ketinggian gelombang 2.0 meter sampai 3.5 meter.

Perairan Kepulauan Natuna, hujan ringan dengan arah angin Utara - Timur Timur diiringi kecepatan anging 6 sampai 20 knots dan ketinggian gelombang 0.5 meter sampai 3.0 meter.

Perairan Kepulauan Anambas, hujan ringan dengan arah angin Utara - Timur Laut. Sementara kecepatan anging 4 sampai 15 knots dengan ketinggian gelombang 0.5 meter sampai 2.5 meter.

Laut Natuna, hujan ringan dengan arah angin Barat - Timur Laut. Sementara kecepatan angin 2 sampai 20 konts dan ketinggian gelombang 0.5 meter sampai 2.5 meter.

Peringatan untuk transportasi dan aktivitas kelautan diimbau agar lebih berhati-hati terhadap gelombang tinggi di wilayah Bintan dan Lingga serta arus laut yang kuat di seluruh wilayah perairan di Kepulauan Riau.

Kondisi Sinoptik, adanya pusaran angin siklonik di sebelah barat Pulau Kalimantan menyebabkan terbentuknya belokan angin (shearline) dan pertemuan massa udara (konvergensi) di sekitar wilayah Kepulauan Riau yang memupuk massa udara. Hal ini mendukung dalam proses pertumbuhan awan-awan konvektif.

Prakiraan nilai kelembapan udara di lapisan atas yang tinggi juga semakin menambah potensi dalam pertumbuhan banyak awan. (*)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved