Dua Proyek Keramat di Anambas Kembali Mencuat di DPRD. Ini Jawaban Bupati Abdul Haris

Dua proyek 'keramat' kembali mencuat dalam sidang paripurna DPRD Anambas, Senin (27/11/2017) dengan Bupati Anambas Abdul Haris.

Dua Proyek Keramat di Anambas Kembali Mencuat di DPRD. Ini Jawaban Bupati Abdul Haris
tr
Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra didampingi pegawai dari Balitbangpeda saat meninjau lokasi Pelabuhan Pemda dari atas bangunan Waterfront City Senin (20/11/2017). 

Laporan Tribun Batam, Septyan Mulia Rohman 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Dua proyek 'keramat' kembali mencuat dalam sidang paripurna DPRD Anambas, Senin (27/11/2017) dengan Bupati Anambas Abdul Haris.

Dua proyek keramat itu muncul dalam agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap tiga Ranperda yang sebelumnya disampaikan oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas.

Ke dua proyek itu adalah pembangunan Waterfront City serta Gedung Olahraga yang pembangunannya dimulai sejak zaman Bupati Tengku Mukhtaruddin.

Sorotan terhadap ke dua proyek itu disampaikan Fraksi Amanat Karya Indonesia Raya (AKIR).

Melalui Yulius yang mewakili fraksi, pihaknya pun mempertanyakan kelanjutan dua proyek yang pembangunannya berada di atas laut dengan cara melakukan proses penimbunan. 

"Fraksi kami menanyakan kelanjutan pembangunan WFC dan GOR. Mohon ditanggapi oleh Bapak Bupati," ujar Yulius.

Yulius mempertanyakan hal itu karena dua proyek ini belum selesai serta sempat dilirik oleh aparat penegak hukum.

Sementara itu, Partai Gerindra juga menanyakan tentang perkembangan pembangunan kantor Bupati, berikut dengan akses jalan menuju kantor Bupati yang berlokasi di Desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan.

Sementara Fraksi PPP Plus mempertanyakan tentang kesejahteraan guru ngaji yang ada pada sejumlah tempat di Anambas.

Halaman
12
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved