Percaya atau tidak, Jembatan di Bintan ini Bisa Timbul dan Tenggelam. Ini Sebabnya

Pasalnya itu adalah akses terdekat penghubung dua kampung. Jembatan ini sudah diperbaiki, tapi masih timbul dan tenggelam.

Percaya atau tidak, Jembatan di Bintan ini Bisa Timbul dan Tenggelam. Ini Sebabnya
Tribunbatam.id
Jembatan Kampung Balek Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan yang sudah memprihatinkan. 

TRIBUNBATAM,id, BINTAN - Masih ingat jembatan reot di Kampung Belak, Desa Penaga? Setelah viral di media sosial usai diposting salah satu warga, jembatan itu sempat diperbaiki ala kadarnya oleh warga itu juga.

Namun, meski sudah diperbaiki, eh jembatan itu tetap terendam air saat waktu pasang.

Novrida, seorang warga di sekitar jembatan, mengatakan, pola pasang air sungai di bulan November ini berubah.

Baca: Akibat Malas Menikah dan Punya Anak, Kodokushi pun Kian Tren di Jepang bahkan Berbelatung

Baca: SUBHANALLAH. Sebelum Terseret Arus, Ia Masih Sempat Imami Salat di Masjid

Baca: Inilah Amalan Utama Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW

"Air pasang ikut bulan. Kayak November sekarang, pasangnya pagi, sekitar jam 6 pagian mulai surut," kata dia, Kamis (30/11/2017). 

Perubahan pola pasang air menguntungkan anak sekolah di desa. Pasalnya mereka bisa lewat di jembatan itu tanpa harus basah apalagi sampai angkat sepatu.

"Dulu, kalau lagi pasang, kita kalau lewat sini bisa sampai angkat rok sama sendal, air bisa sampai sepinggang," kata dia sambil tertawa. 

Jembatan kayu penghubung Kampung Belak dengan kampung lain di Desa Penaga ini memang sarana penting di sana.

Baca: Tingkah Laku Cewek Kids Zaman Now di Atas Motor yang Membahayakan. Ini Videonya

Pasalnya itu adalah akses terdekat penghubung dua kampung.

Sebetulnya, ada akses langsung darat selain jembatan. Hanya saja, harus putar jauh lagi agar bisa sampai ke kampung sebelah dari Kampung Belak.

Selain itu, kondisinya juga memprihatinkan. Jalanan becek, rusak parah, dan cukup memprihatinkan.

"Becek, apalagi kalau musim hujan begini. Dan kejauhan, sementara kalau lewat jembatan ini hanya cuma dua menit sampai, kampung berhadapan," kata Aki, warga lain. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help