TribunBatam/

Adil Setiadi, Terdakwa Pungli di Pelabuhan Batuampar Terima Putusan Hakim

Dalam tuntutan sebelumnya, terdakwa dituntut kurungan penjara 2 tahun penjara.

Adil Setiadi, Terdakwa Pungli di Pelabuhan Batuampar Terima Putusan Hakim
TRIBUNBATAM.id
Adil Setiadi, terdakwa kasus pungutan liar yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Polda Kepri saat sidang di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Kamis (1/12/2017) 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang memvonis terdakwa kasus pungutan liar (Pungli) di Pelabuhan Batu Ampar, Adil Setiadi, divonis penjara 1 tahun dua bulan penjara.

Putusan ini dibacakan oleh hakim ketua majelis Guntur Setiawan pada Kamis (30/1) malam.

Usai membacakan putusan, terdakwa langsung menyatakan menerima hukuman. 

Baca: Terdakwa OTT di Pelabuhan Batuampar Disidang Malam Hari dan Divonis 1 Tahun 2 bulan

Baca: Tulisan Berusia 300 Tahun Ditemukan di Patung Yesus di Madrid. Isinya Mengungkap Rahasia

Baca: Kena Hujat Usai Gagal di Miss Universe. Menangis Disambut Ivan Gunawan. Lalu Tulis Pesan Ini

"Sebelumnya didakwa dengan pasal 12 huruf E Undang-undang Tipikor. Artinya disini terdakwa meminta kepada seseorang untuk memberikan sejumlah uang atau memaksa. Namun itu tidak terbukti sehingga akhirnya Jaksa menuntut terdakwa dengan pasal 11. Karena pasal 12 huruf E, itu pemberi juga harusnya kena," ujar pengacara terdakwa Ricard Rando Sidabutar.

Pengacara mengaku lega dengan putusan majelis hakim dan menilai putusan itu sudah sesuai dengan fakta dan kondisi yang sebenarnya.

Sehingga saat majelis hakim menanyakan apakah terdakwa menerima putusan tersebut, tanpa pikir panjang langsung menyatakan menerima.

Baca: Jumat Pagi, Mobil Pemadam Kebakaran Kembali ke Lokasi Kebakaran di Tanjunguncang

Dalam tuntutan sebelumnya, terdakwa dituntut kurungan penjara 2 tahun penjara.

Selain itu juga didenda dengan sejumlah uang 50 juta Subsider 3 bulan kurungan penjara. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Batam masih pikir-pikir untuk menerima maupun menolak. 

Sebelumnya‎ Polda Kepri menangkap ketua Satker Pelabuhan Batuampar yang bertatus PNS BP Batam setelah menerima uang 16 juta dari perusahaan.

Dalam dakwaan sebelumnya, terdakwa meminta sejumlah uang kepada perusahaan yang hendak melakukan bongkar muat dan mengeluarkan barang dari kawasan industri Batuampar. (wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help