Korupsi Proyek KTP Elektronik

Kunci Kemenangan Proyek E-KTP Adalah Irman, Setya Novanto dan Adik Gamawan Fauzi

Saat diperiksa sebagai terdakwa dalam kasus tersebut, Andi Agustinus mengungkapkan tiga orang yang menjadi kunci pengendalian proyek E-KTP

Kunci Kemenangan Proyek E-KTP Adalah Irman, Setya Novanto dan Adik Gamawan Fauzi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua DPR yang juga tersangka kasus korupsi e-ktp Setya Novanto menggunakan rompi oranye tiba di gedung KPK, Jakarta, Minggu (19/11/2017) malam. Setya Novanto resmi ditetapkan menjadi tersangka terkait kasus korupsi KTP Elektronik. 

Irman, kata Andi, berperan dalam penentuan fee 10 persen. 5 persen untuk pejabat di Kementerian Dalam Negeri dan 5 persen untuk DPR RI.

Sementara Azmin Aulia untuk mengamankan abangnya, Gamawan. Azmin disebut menerima ruko dari Direktur PT Sandipala Arthapala Paulus Tannos.

Sementara Novanto bertugas di parlemen. Dia jugalah yang mengatasi, saat Konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) kesulitan mencari uang muka proyek e-KTP karena Irman marah.

"Saya hanya melihat (Setya Novanto) membantu memuluskan anggaran, Yang Mulia," kata Andi Narogong.

Andi juga mengakui adanya kerugian negara akibat korupsi pengadaan e-KTP tersebut.

Dari anggaran e-KTP, Andi Narogong menyebut sebesar 5 persen dialirkan ke DPR dan 5 persen dialirkan pejabat di Kementerian Dalam Negeri.

Negara juga rugi 10 persen karena konsorsium mendapat keuntungan 10 persen.

"Berdasarkan hitungan-hitungan konsorsium yang dilaporkan, kami ada selisih 20 persen. 10 persen untuk keuntungan perusahaan, 10 persen untuk fee yang harus ditanggung," kata Andi.

Hakim Ketua Jhon Halasan Butar Butar mengatakan, keuntungan perusahaan akan dianggap sebagai kerugian negara apabila tendernya bermasalah.

"Itu sudah sering. Katanya kalau ada kecurangan dalam memenangkan tender itu, mereka tidak berhak mendapat keuntungan apapun," kata Jhon Halasan Butar Butar.

"Siap, Yang Mulia," kata Andi Narogong.

Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved