Promotor MotoGP Lebih Memilih Indonesia dan Tolak Proposal dari Potugal

Sayang proposal tersebut ditolak mentah-mentah oleh promotor MotoGP, Dorna. Hal ini membuka peluang bagi Indonesia

Promotor MotoGP Lebih Memilih Indonesia dan Tolak Proposal dari Potugal
MOTOGP.COM
Para pebalap MotoGP berpose dalam sesi konferensi pers jelang GP Australia di Sirkuit Phillip Island, Kamis (19/10/2017). 

Setidaknya ada beberapa alasan lain kenapa proposal GP Portugal tidak diterima oleh MotoGP.

Pertama, sudah terlalu banyak seri balapan yang berlangsung di Eropa bagian Selatan.

Baca: Kunci Kemenangan Proyek E-KTP Adalah Irman, Setya Novanto dan Adik Gamawan Fauzi

Empat seri balapan di Spanyol (Jerez, Catalunya, Aragon, Valensia) dan dua seri di Italia (Mugello, Misano) membuat kawasan tersebut menguasai sepertiga dari kalender balap MotoGP.

Kedua, pengelola Sirkuit Algerve beberapa kali mengalami kesulitan dalam membayar biaya penyelenggaraan balapan.

Saat ini Algerve menjadi salah satu host kejuaraan World Superbike yang juga dikelola oleh Dorna.

Tentu dengan biaya penyelenggaraan yang lebih besar di MotoGP, pihak Dorna sedikit cemas dengan kualitas balapan nantinya.

Desain Sirkuit MotoGP di Palembang
Desain Sirkuit MotoGP di Palembang ()

Baca: Kebakaran Gudang Springbed Batuaji, Warga Mendengar Ledakan

Sedangkan yang terakhir, seri balapan tambahan sebenarnya bukan merupakan hal yang wajib karena beberapa pebalap telah mengeluh andai seri balapan terlalu banyak.

Meski begitu andai seri tambahan tetap dimasukkan, pihak Dorna dikabarkan lebih memprioritaskan Indonesia untuk menggantikan Finlandia.

Halaman
123
Editor: Abd Rahman Mawazi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved