TERUNGKAP. Ternyata Ini Sumber Ledakan Saat Kebakaran Gudang Springbed di Batuaji

Akibat kejadian itu kerugiam diperkirakan mencapai Rp 50 miliar. Namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian malam itu

TERUNGKAP. Ternyata Ini Sumber Ledakan Saat Kebakaran Gudang Springbed di Batuaji
TRIBUNBATAM/ALFANDI SIMAMORA
Kebakaran gudang kasur di Tanjunguncang, Kamis (30/11/2017) malam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tim Inafis Polresta Barelang sudah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) peristiwa kebakaran di PT Pulau Cahaya Terang, kawasan Batuaji, Batam. 

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Gima Sunarya Sik saat dikonfirmasi, Jumat (1/12/2017) siang mengatakan, lokasi yang terbakar itu adalah suatu perusahaa  yang memproduksi spiring bed.

"Kejadiannya semalam sekitar pukul 19.55 Wib. Anggota kita sudah turun kelapangan malam tadi untuk melakukan olah TKP," sebut Gima saat di konfirmasi.

Baca: Kebakaran di Tanjunguncang, Sedikitnya 1.500 Unit Kasur Hangus Terbakar. Tak Ada Korban Jiwa

Baca: Jumat Pagi, Mobil Pemadam Kebakaran Kembali ke Lokasi Kebakaran di Tanjunguncang

Baca: Kebakaran Gudang Springbed Batuaji, Warga Mendengar Ledakan

Gima mengatakan, dari hasil keterangan saksi karyawan perusahaan, ada percikan api dan bunyi ledakan dari ruang belakang gedung dekat bagian foaming. 

Setelah itu, api menyebar ke busa yg sudah tidak dipakai yang berada di luar gudang.

"Ada pekerja yang masih di sana malam itu. Dia mendengar ledakan, kemudian mengeluarkan api. Karena ada busa, api cepat membakar," sebut Gima.

Kebakaran sebuah gudang springbed di Batuaji, depan Tunas Regency, Kamis (30/11/2017) malam.
Kebakaran sebuah gudang springbed di Batuaji, depan Tunas Regency, Kamis (30/11/2017) malam. ()

Melihat kejadian itu, saksi yang ada disana kemudian menyelamatkan diri dan memberitahukan kejadian tersebut kepada orang yang ada di sekitar lokasi.

Saat tim Inafis melakukan olah TKP, ledakan yang terdengar dari belakang gedung ternyata bersumber dari travo listrik yang terbakar.

"Api memang berasal dari travo yang ada di bagian belakang gedung," katanya.

Akibat kejadian itu kerugiam diperkirakan mencapai Rp 50 miliar. Namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian malam itu.

"Tidak ada morbam jiwa. Namun kerugia  perusahaan cukup besar," terang Gima.(koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help