Anggota TNI Dikeroyok 20-an Orang dan Nyaris Ditembak. Begini Kronologinya

Beruntung peluru meleset, namun Mangatas menjadi korban amukkan pelaku.

Anggota TNI Dikeroyok 20-an Orang dan Nyaris Ditembak. Begini Kronologinya
Tribunnews
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Sersan Mayor (Serma) Mangatas Simanjuntak, anggota TNI Angkatan Darat nyaris terkena peluru senjata air softgun jenis FN di pintu masuk Gerbang Tol (GT) Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (3/12) pukul 01.00.

Meski lolos dari terjangan peluru, Mangatas mengalami luka-luka pada bagian mulut akibat dikeroyok oleh 20-an pria bersenjata tajam dan berpistol air soft gun.

Kasubag Humas Polrestro Bekasi Komisaris Erna Ruswing Andari mengatakan, kasus pengeroyokan itu berawal ketika korban sedang melakukan kerja sampingan sebagai tukang ojek.

Baca: HEBAT! Akhir Maret 2018, India Akan Lakukan Pendaratan di Bulan. Nama Misinya Chandrayaan-2

Baca: Napi yang Meninggal di Lapas Tanjungpinang, Baru Pindah dari Batam 4 Hari Lalu

Baca: Dicap Pelakor, Artis Malaysia Ini Dihujat. Izreen: Saya Tak Sejahat Itu, Rela Jadi Istri Ke-2

Saat menunggu penumpang di pintu masuk gerbang tol, tiba-tiba korban bersama rekannya Sinurat Sijabat, dihampiri oleh sekelompok pria.

Salah satu pelaku pengeroyokan, Juliantono Hutagalung (27) kemudian melepas tembakan ke arah kedua pria itu. Beruntung peluru meleset, namun Mangatas menjadi korban amukkan pelaku.

"Korban mengalami luka lecet di bagian mulut akibat dipukul," kata Erna di Mapolrestro Bekasi, Minggu (3/12/2017).

Selain melukai korban, para pelaku juga merusak empat sepeda motor milik tukang ojek di lokasi kejadian. Setelah puas melampiaskan amarah, para pelaku pengeroyokan itu bergegas melarikan diri.

Halaman
12
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help