Sudah Potong Gaji Karyawan Tapi Tidak Disetor ke BPJS. Ini Ancaman Bagi Perusahaan

Ketentuan itu diatur dalam undang-undang nomor 24 tahun 2011 pasal 19 yang mengatur soal kepesertaan perusahaan pada BPJS Ketenagakerjaan

Sudah Potong Gaji Karyawan Tapi Tidak Disetor ke BPJS. Ini Ancaman Bagi Perusahaan
TRIBUNPEKANBARU
BPJS Ketenagakerjaan 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG- Perusahaan yang telah terdaftar dalam keikutsertaanya sebagai BPJS Ketenagakerjaan dan telah memotong gaji pekerja namun tidak menyetorkan iuran kepada BPJS Ketenagakerjaan dapat dikenakan pidana kurungan 8 tahun penjara serta denda Rp 1 miliar.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Pengawasan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kantor kota Tanjungpinang Niko Alfian saat dikonfirmasi Tribun Batam.

Ketentuan itu diatur dalam undang-undang nomor 24 tahun 2011 pasal 19 yang mengatur soal kepesertaan perusahaan pada BPJS Ketenagakerjaan.

Baca: Emosi Manja Syahrini yang Kecewa Saat Pesawat Delay 4 Jam: Ih, Sombong Mbak-mbaknya

Baca: Tampil di Liga Champions Asia. Bali United Rekrut Dua Pemain Timnas U19 Ini

Baca: Wasiat Wanita Ini Sebelum Bunuh Diri: Minta Jasadnya Tak Dimandikan, Dikubur Dekat Tiang Listrik

"Undang-undang itu mengatur perusahaan yang tidak menyetorkan iuran namun sudah memotong upah karyawan untuk iuran BPJS maka dapat dikenakan pasal 55-nya dengan denda Rp 1 miliar kurungan penjara 8 tahun," kata Niko Alfian, Minggu (3/11/2017).

Lebih lanjut cabang BPJS Ketenaga‎kerjaan Kota Tanjungpinang yang menaungi lima Kabupaten kota yakni Tanjungpinang, Bintan, Anambas, Lingga dan Natuna terdapat 667 perusahaan yang menunggak melakukan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan.

"Per tanggal 15 November jumlahnya mencapai 667 perusahaan. Dengan total tunggakan di BPJS Cabang Tanjungpinang saja mencapai 2,1 miliar.‎

Mereka perusahaan yang menunggak iuran mulai dari satu bulan hingga lebih dari enam bulan," ujar Niko.

Halaman
123
Penulis: Wahib Wafa
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help