Mellennial

Benarkah Konsumsi Suplemen Cegah Penuaan Dini? Simak Hasil Ulasannya!

Penuaan dini itu biasanya terjadi pada usia 40 tahun ke atas. Tandanya, mata mulai rabun, rambut memutih, tulang keropos.

Benarkah Konsumsi Suplemen Cegah Penuaan Dini? Simak Hasil Ulasannya!
TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI

Suplemen makanan alami yang baik diusia mellennial yaitu makanan alami yang bewarna alami. Baik itu hewani maupun nabati. Seperti ikan salmon, udang atau kepiting yang dimasak akan berubah warna jadi merah. Atau dari nabati yang bewarna, seperti apel, stroberi, pepaya, terong belanda, hingga buah naga merah.

Dalam bahan-bahan alami yang memiliki warna mencolok inilah yang baik untuk generasi mellennial, agar terhindar dari yang namanya penuaan dini. Seperti pada apel, yang kulitnya terdapat pro vitamin A dan bagian dalam terdapat zat besi. Maka pro vitamin A akan menutupi oksidasi pada apel tersebut. (*)

Tips Memilih Suplemen
1. Saat sakit, pilih suplemen makanan yang berlevel tinggi. Bisa berbentuk ekstrak.
2. Jika kondisi lebih parah, imbangi dengan bahan alami seperti pisang dan ekstrak bahan alami lain.
3. Untuk kondisi bugar pilih vitamin C untuk daya tahan tubuh. Seperti stroberi, jeruk, pepaya, tomat, dan sebagainya. (*)

Konsumsi Empat Suplemen Tambahan Ini

MENURUT Dr Alan Logan, dokter naturopati dan pengajar di Harvard’s School of Continuing Medical Education, dalam kondisi dimana kebutuhan vitamin dan mineral tak tercukupi, ada empat jenis suplemen yang bisa dikonsumsi.

Namun ingat, suplemen bukanlah pengganti makanan sehat yang harus kita konsumsi, melainkan makanan tambahan. Apa saja empat suplemen itu?

1. Multivitamin atau mineral
Mengonsumsi suplemen ini secara rutin tiap hari akan memastikan Anda mendapatkan semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan. Konsumsi satu multivitamin yang tidak melebihi takaran dosis harian.

2. Vitamin D
Mengonsumsi vitamin D secara terpisah (di luar multivitamin) tidak akan merugikan. Dosis yang disarankan adalah 1.000 IU (International Unit) sehari.

3. Minyak ikan
Bagi yang tidak mengonsumsi ikan berlemak minimal tiga kali seminggu, perlu mengonsumsi suplemen minyak ikan. Dosis harian yang disarankan adalah 1 gram minyak ikan dengan EPA/DHA.

4. Probiotik
Jenis probiotik yang bisa menjadi pilihan antara lain kefir, atau yogurt Yunani. (kompas.com)

Penulis: andriani
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help