Kaum Milenial Itu Dianggap Susah Beli Rumah Sendiri, Lalu Kemana Perginya Uang Mereka?

Sudah sering terdengar ungkapan yang menyebut generasi milenial akan sulit membeli rumah sendiri.

Kaum Milenial Itu Dianggap Susah Beli Rumah Sendiri, Lalu Kemana Perginya Uang Mereka?
ISTIMEWA
Selfie rame-rame, salah satu ciri khas gaya traveling generasi milenial. 

TRIBUNBATAM.ID- Sudah sering terdengar ungkapan yang menyebut generasi milenial akan sulit membeli rumah sendiri.

Lantas, ke mana uang mengalirnya uang yang mereka miliki?

Donna Jeavons, Direktur Penjualan dan Pemasaran Contiki—sebuah agen perjalanan khusus kaum milenial—mengatakan, perusahaannya sadar tentang adanya kenaikan tren anak muda yang menghabiskan uang untuk traveling.

Tahun ini, Contiki mencatat, ada kenaikan rata-rata 10 persen untuk kelompok pelanggan berusia 18-35 tahun.

Jeavons menganggap, kenaikan ini terjadi akibat anak-anak muda sadar bahwa mereka tidak memiliki kesempatan untuk menyimpan uang demi membeli rumah dalam waktu dekat.

“Saya pikir urgensi membeli sebuah rumah sudah tidak ada lagi,” kata Jeavons.

Baca: Kastil Tua Ini Indah bak Negeri Dongeng, Sayangnya Nasibnya Bisa Tragis Jika Dunia tak Bertindak

“Biaya untuk membeli rumah—khususnya untuk deposit—dapat menjadi sangat mahal bagi fase hidup mereka, jadi menyimpan uang (dipandang) bisa menjadi sia-sia.”

“Sebaliknya, anak-anak muda memilih untuk menikmati hidup—kita melihat banyak milenial lebih memilih berinvestasi pada pengalaman, dibanding batu-bata dan semen.”

Industri lain yang concern terhadap fenomena kaum milenial pun sepaham dengan pandangan ini. 

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help