Viral di Media Sosial

Kisah Ibu Guru Dilaporkan ke Polisi Karena Cubit Siswinya yang Main HP Saat Belajar

Kisah guru SMAN 3 Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, yang dilaporkan siswinya ke polisi, viral di facebook

Kisah Ibu Guru Dilaporkan ke Polisi Karena Cubit Siswinya yang Main HP Saat Belajar
TRIBUNWAJO/TRIBUNTIMUR
Ibu guru Mala Yanti (kanan) yang dilaporkan ke polisi karena cubit siswa yang main hape di kelas di Sulawesi dan suasana mediasi 

Irman Yasin Limpo.

Menurut None sapaan Kadisdik Sulsel, ia belum bisa berkomentar banyak apa saja tindakan yang akan ia lakukan sebelum mengetahui secara jelas duduk perkaranya.

"Jadi kita mau meminta laporan dulu dari UPTD-nya di sana, setelah itu kita kaji tindakan apa yang harus kami lakukan, " ujar None saat dikonfirmasi melelaui via telepon, Kamis (30/11/2017).

Atas tindakan orangtua yang melaporkan guru Mala, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Wajo mengecam tindakan kriminalisasi ini.

"Miris, kata itu cukup mewakili perasaan bangsa Indonesia ketika guru sebagai pendidik dilaporkan ke polisi hanya karena mencubit lengan siswanya, yang sebenarnya dia sedang menjalankan tugasnya sebagai pembina," kata Ketua GP Ansor Kabupaten Wajo Abd Malik Muhammad.

Menurut alumnus UIN Alauddin Makassar itu, UU No 35 Tahun 2013 tentang Perlindungan Anak yang sering dijadikan legal standing untuk mempolisikan guru, justru salah kaprah.

Karena hal ini terkait dengan ruang lingkup pendidikan, bukan dalam lingkup masyarakat umum atau keluarga.

"Inilah yang kami sebut sebagai upaya diskriminasi dan upaya kriminalisasi terhadap guru," kata Malik.

Menurutnya, jika ada pihak yang berusaha melakukan kriminalisasi terhadap guru, GP Ansor bersama Banser akan melakukan pendampingan.

"Kami mengutuk tindakan itu dan akan memberikan pendampingan kepada guru yang bersangkutan," ujarnya, sebagaimana dikutip dari Tribun Timur. (*)

Editor: nandrson
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved