Lima Oknum Polisi yang Jual Barang Bukti Sabu Ditangkap Terpisah. Begini Kronologinya

Kasus penggelapan dan penjualan barang bukti narkoba oleh lima oiknum polisi di Satuan Narkoba Polres Bintan kembali disidang, Rabu (6/12/2017).

Lima Oknum Polisi yang Jual Barang Bukti Sabu Ditangkap Terpisah. Begini Kronologinya
Mantan Kasat Narkoba Polres Bintan, AKP Dasta Analis, dan anggotanya saat menjalani persidangan dalam kasus penggelapan dan penjualan barang bukti sabu di PN Tanjungpinang, Rabu (6/12/2017). 

TRIBUNBATAM.Id.TANJUNGPINANG - Kasus penggelapan dan penjualan barang bukti narkoba oleh lima oknum polisi di Satuan Narkoba Polres Bintan kembali disidang, Rabu (6/12/2017).

Polisi dari Polres Tanjungpinang yang melakukan penangkapan dihadirkan oleh Jaksa penuntut umum (JPU) sebagai saksi di PN Tanjungpinang.

Helen Indarwanto, anggota Satresnarkoba Polres Tanjungpinang diminta untuk memberikan keterangan terkait proses penangkapan para pelaku.

Dalam keterangannya, Helen mengatakan, ia ikut mengamankan Dwi Suryanto, warga sipil di jalan Bukit Barisan Tanjungpinang saat membawa sejumlah barang bukti sabu.

Setelah Dwi ditangkap, kepolisian melakukan pengembangan dan mengamankan Abdul Kadir, anggota Satnarkoba Polres Bintan di kediaman Kurniawan Tambunan, Tanjunguban, Bintan.

"Usai kita amankan Abdul Kadir, kita amankan Indra Wijaya, Joko, dan terakkhir Tomi Andriadi Silitonga," kata Helen memberikan keterangan kepada majelis hakim.

Penangkapan dilakukan terlabih dahulu terhadap Dwi Suryanto. ‎

Saat diintrograsi, Dwi mengaku mendapatkan barang tersebut dari Abdul Kadir anggota Satnarkoba Biuntan.

Satnarkoba Tanjungpinang langsung menuju Tanjunguban dan menangkap Abdul Kadir di rumah Kurniawan Tambunan.

"Abdul Kadir setelah ditangkap langsung kita bawa ke Polres untuk kita periksa. Abdul Kadir dibawa ke ruang Kasat Narkoba untuk dimintai keterangan," katanya.

Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help