TribunBatam/

Dua Pekerja Galangan Kapal Karimun Berurusan Dengan Polisi. Pemicunya Besi Plat Ini!

Dua Pekerja Galangan Kapal Karimun Berurusan Dengan Polisi. Pemicunya Besi Plat Ini!

Dua Pekerja Galangan Kapal Karimun Berurusan Dengan Polisi. Pemicunya Besi Plat Ini!
VOANEWS
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.id, KARIMUN-Berawal dari candaan, seorang pemuda berinisial Fk (23) berurusan dengan polisi. Ia dibekuk Unit Reskrim Polsek Meral di Kampung Suka Jaya, Kelurahan Sei Pasir, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun pada Rabu (6/12/2017) siang.

Baca: BREAKINGNEWS: Misterinya Terjawab! DPRD Kepri Pilih Isdianto Wagub Secara Aklamasi!

Baca: Proyek Dana Desa Wajib Pakai Pekerja Setempat, Bupati Bintan: Ini Perintah Presiden!

Baca: Siapkan Deklarasi Batam, Gubernur Nurdin Kawal UU Daerah Kepulauan! Berkah Anggaran?

Baca: Edan! Wajah Wanita Ini Babak Belur Dipukuli Suami Gara-gara Like Facebook! Begini Kejadiannya!

Ditangkapnya Fk karena diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap seorang pria bernama Aditya Pahlevi (21) di galangan kapal PT MOS, Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun pada Senin (27/12) sore WIB.

"Fk diamankan karena tindak penganiayaan terhadap korban di PT MOS hari Senin sekira pukul 13.00 WIB kemarin," kata Kapolsek Meral, AKP Saiful Badawi, Kamis (7/12/2017).

Dijelaskan Badawi, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 15.00 WIB, yaitu ketika Aditya dan Fk sedang sama-sama bekerja di galangan kapal PT MOS. Aditya sendiri sedang di bagian bawah, sedangkan Fk menggerenda plat besi di bagian atas blok kapal.

Namun entah kenapa tiba-tiba Fk melempar plat besi dengan ukuran sekitar 5 cm ke arah Aditya dan mengenai bahu sebelah kanannya. Tindakan Fk tersebut juga sempat dilihat oleh Aditya. Karena merasa tidak ada masalah Aditya kemudian naik ke atas dan menjumpai Fk untuk menanyakan kenapa melemparkan plat besi kepadanya.

"Kepada Pelapor (Aditya), Terlapor (Fk) menjawab 'saya bergurau aja'. Lalu pelapor mengatakan kalau tidak senang jangan kayak gini caranya," ujar Badawi.

Ketika adu mulut antara keduanya berlangsung, Fk secara tiba-tiba menolak Aditya hingga membuatnya terjatuh. Aditya sempat menjambak rambut Fk bermaksud untuk berdiri, namun usahanya tersebut tidak berhasil sehingga Ia hanya bisa terduduk.

Karena emosinya sudah memuncak, Fk kemudian memukul bagian wajah Aditya sabanyak satu kali dengan tangan kanannya. Pukulannya tersebut mengenai sudut mata kanan Aditya sehingga mengalami luka robek.

"Karena merasa tidak senang lalu pelapor membuat laporan ke kita. Setelah menerima laporan kita lakukan penelusuran dan mengamankan terlapor. Sekarang terlapor sudah kita amankan di Mapolsek Meral untuk pengusutan lebih lanjut," jelas Badawi. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help