Selamat! Bintan Raih Penghargaan Peduli HAM 2017, Menteri Hukum dan HAM Serahkan Sendiri!

Selamat! Bintan Raih Penghargaan Peduli HAM 2017, MenkumHAM Serahkan Sendiri!

Selamat! Bintan Raih Penghargaan Peduli HAM 2017, Menteri Hukum dan HAM Serahkan Sendiri!
Humas Pemkab Bintan
Menteri Hukum dan HAM Yasona menyerahkan penghargaan kepada Bupati Bintan di Hari HAM 

TRIBUNBATAM, id, BINTAN-Kabupaten Bintan kembali mendapatkan penghargaan skala nasional. Penghargaan kali ini berasal dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam program Kabupaten/Kota Peduli HAM 2017. Penghargaan masih bertepatan dengan Hari Hak Aksasi Manusia (HAM) 10 Desember.

Dari Surakarta, Jawa Tengah, seperti dalam rilis Minggu (10/12/2017), penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM 2017 yang diterima Bupati Bintan Apri Sujadi dan kepala daerah lain dihadiri Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)

Seremoni penghargaan berlangsung di Grandballroom Hote The Sunan, Surakarta.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM 2017 merupakan implementasi Peraturan Menteri (Permen) Hukum dan HAM No 25 Tahun 2013

yang merupakan hasil perubahan dari Permen Hukum dan HAM No 11 Tahun 2017 tentang Kriteria Kabupaten/Kota Peduli HAM. Di Permen sudah tertulis kriteria penilaian penghargaan. Diantaranya pemenuhan hak hidup, hak mengembangkan diri, hak atas kesejahteraan dan hak lain.

"Ini bisa dilihat dari dialog Universal Periodic Reviewe (UPR) yang telah dilaksanakan pada awal Mei 2017, dimana saya bersama Menlu (Menteri Luar Negeri) telah memimpin delegasi RI untuk membahas perkembangan implementasi HAM 4 tahun terakhir.

Dalam kesempatan ini juga, izinkan kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemrov Jawa Tengah dan Pemkot Surakarta yang turut mensukseskan acara penghargaan,"kata Yasonna Laoly.

Presiden Jokowi menyampaikan, kewajiban dan tanggung jawab untuk melaksanakan perlindungan, pemenuhan, penghormatan, penegakan dan pemajuan HAM adalah kewajiban pemerintah. Namun kewajiban ini bukan saja semata-mata tertuju kepada pemerintah pusat, tapi juga pada segenap elemen bangsa termasuk pemda di daerah.

"Hak Asasi Manusia harus terpenuhi secara maksimal. Ini bukan beban, melainkan kewajiban yang dibungkus dalam komitmen bersama. Tidak ada perbedaan antar setiap orang di RI ini di mata hukum, dalam mengekspresikan diri maupun dalam menyuarakan aspirasinya,"kata Jokowi.

Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM 2017 terbagi dua kategori. Yakni Kabupaten/Kota "Peduli HAM" dan Kabupaten/Kota "Cukup Peduli HAM".

Kabupaten Bintan sendiri pada tahun ini berhasil menyabet kembali Penghargaan Kategori Kabupaten Peduli HAM setelah tahun 2016 lalu Pemkab Bintan juga mendapatkan perhargaan yang sama dan diterima langsung oleh Bupati Bintan di Surabaya.

Apri menyatakan sangat berbangga Bintan kembali terpilih ke dua kalinya secara berturut turut. Meski daerah di tapal batas RI yang sering diistilah daerah pinggiran, komitmen penegakan HAM juga tak luput menjadi perhatian. Hak yang tertuang dalam konsep HAM merupakan pripritas karena menyangkut kemanusiaan dan nilai nilai luhur kehidupan bersama.

"Tidak ada satu pun yang ingin hak hidupnya dirampas, diambil, tak ada. Di mana saja, hak setiap warga, adalah sama dan setara. Kita di Bintan pun demikian. Kita bahkan malah lebih serius perhatian terhadap hal itu,"ujar Apri.

Pengharfaan Kabupaten/Kota Peduli Sehat 2017 351 dari 515 Kabupaten/Kota yang telah berpartisipasi dan menyampaikan data capaian terkait dengan pemenuhan HAM.

Dari jumlah tersebut, berdasarkan Surat Keputusan HAM-UM.01.03-53 maka didapat 232 Kabupaten/Kota masuk dalam kategori Peduli HAM dan 64 dalam kategori Cukup Peduli HAM.(*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help