Bea Cukai Khusus Kepri Pernah Lakukan Tes Urin, Dua Minggu Kemudian, 2 orang Terciduk BNN

Refly menjelaskan pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Tim Pemeriksaan Kesehatan Poliklinik Kantor Pusat Ditjern BC.

Bea Cukai Khusus Kepri Pernah Lakukan Tes Urin, Dua Minggu Kemudian, 2 orang Terciduk BNN
Suasana tes urin di lingkungan Satpol PP Kabupaten Karimun, Selasa (29/8/2017). 

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

BATAM.TRIBUNNEWS.id, KARIMUN - Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri menyatakan sudah pernah melaksanakan tes narkoba terhadap jajarannya di tahun 2017.

Hal tersebut disampaikan Bagian Humas Kanwil DJBC Khusus Kepri, Refly Feller Silalahi ketika menanggapi pemberitaan yang menyebutkan Kanwil DJBC Khusus Kepri dan Kejaksaan Negeri Karimun terkesan kurang mengindahkan surat edaran Menpan-RB mengenai tes narkoba terhadap seluruh ASN.

"Pemeriksaan urine terhadap pegawai BC di lingkungan Kanwil BC Kepri ( KPPBC Tanjung Pinang, KPPBC Tanjung Balai Karimun, Pangkalan Sarana Operasi Tanjung Balai Karimun, dan Kanwil DJBC Khusus Kepri) telah dilakukan pada tanggal 21-23 Agustus 2017 secara sampling terhadap 185 pegawai," katanya, Selasa (12/12/2017).

Refly menjelaskan pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Tim Pemeriksaan Kesehatan Poliklinik Kantor Pusat Ditjern BC.

Hasilnya sebanyak 184 pegawai dinyatakan negatif narkoba.

Sementara satu pegawai wanita tidak menyerahkan sampel urin karena diduga mengalami gangguan psikologis.

"Pemeriksaan menggunakan alat Monotes Multi Drugs Abuse Multi 5 ( MOP, THC, MET, BZO dan MDMA serta Monotes Test Cassete BZO dan MET," terangnya.

Ditambahkan Refly, kegiatan pemeriksaan urin akan dilakukan kembali apabila dipandang perlu dan mendesak dengan mengundang kembali Tim Pemeriksaan Kesehatan Kantor Pusat DJBC Jakarta atau RSUD setempat, BNN Provinsi, Kabupaten dan Kota.

Namun dari data tribun, dua ASN Kanwil DJBC Khusus Kepri terbukti positif menggunakan narkoba setelah terjaring razia Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun pada tanggal 4 September 2017.

Meskipun demikian, belum ada pemeriksaan lanjutan yang dilakukan oleh Kanwil DJBC terhadap ASN di jajarannya.

Diberitakan sebelumnya dua Instansi Vertikal yang ada di Karimun, yakni Kanwil Dierektorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri serta Kejaksaan Negeri Karimun seakan enggan melakukan tes narkoba terhadap jajarannya.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karimun, Kompol Ahmad Sholeh saat ditanya mengenai kelanjutan surat edaran Menpan-RB perihal ASN harus menjalani tes narkoba.

"Untuk itansi vertikal yang belum melakukan tes urine ada Kejaksaan dan Bea Cukai. Sudah kita sampaikan. Alasannya pimpinan tidak ada. Saya juga tidak mengerti ada apa," ungkap Ahmad Sholeh. 

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved