Gegara Bawang Merah, Kapolresta Barelang Marah ke Pedagang

Saat sidak, Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki sempat marah kepada pedagang gara-gara bawang merah.

Gegara Bawang Merah, Kapolresta Barelang Marah ke Pedagang
Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Tim Satgas Pangan melakukan Inpeksi Mendadak (Sidak) menjelang akhir tahun 2017, Selasa (12/12/2017) siang.

Sidak ini sekaligua untuk persiapan Natal dan Tahun Baru.

Dalam sidak ini, tim mendatangi beberapa gudang distributor seperti distributor daging, distributor sayuran, dan beras.

Sejauh ini untuk stok barang-barang tersebut dipastikan mencukupi sampai empat bulan ke depan.

Namun saat sidak, Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki sempat marah karena pedagang eceran mengambil untung di luar kewajaran.

"Distributor menjual bawang merah dengan harga Rp 18 ribu per kilo. Tapi di pasaran harga bawang mencapai Rp 23 ribu bahkan ada Rp 25 ribu perkilonya. Ini tidak boleh dan harus ditindak," kata Hengki usai melakukan sidak, Selasa (12/12/2017) siang.

Sementara itu, Kadisperindag Kota Batan Zarefriadi mengatakan, sesuai arahan dari pihak kepolisian, mereka akan menurunkan anggota untuk memantau langsung ke lapangan.

"Pastinya akan ada sanksi kepada pedagang yang membandel. Sesuai arahan dari Bapak Kapolres. Secepatnya Desperindag akan turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan," tegasnya. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved