WADUH, 4.000 Kendaraan di Batam Mati Pajak, Samsat Mulai Ubah Model Razia: Lebih Mudah

Tingginya tunggakan itu karena banyak kendaraan yang data kepemilikan dan alamatnya tidak jelas. Jumlahnya sekitar 800-1000 kendaraan.

WADUH, 4.000 Kendaraan di Batam Mati Pajak, Samsat Mulai Ubah Model Razia: Lebih Mudah
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Petugas menyiapkan Mobil Samsat untuk bayar pajak di tempat bagi kendaraan yang belum membayar pajak, Selasa (26/9/2017) 

Laporan Tribun Batam Roma Uly Sianturi

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sepanjang tahun 2017 ini, Samsat Kota Batam sudah menggelar razia sebanyak 15 kali.

Hal ini karena tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB) cukup tinggi di Kota Batam.

"Tahun ini kita sudah melakukan razia sebanyak 15 kali dari mulai Januari sampai Desember,"ujar Teddy Mar, Kepala KPPD Samsat Kota Batam kepada Tribun Batam, di konter Samsat Mal Pelayanan Publik, Batam Center, Selasa (12/12/2017).

Namun Teddy menjelaskan, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, metode razia bukan cara ditilang seperti biasanya.

Baca: Selamat! Selebgram Cantik Ini Lahirkan Anak Pertama, sang Suami sampai Gemetaran!

Baca: Terjaring Razia Karena Belum Bayar Pajak Kendaraan? Bayar di Tempat. Petugas Siapkan Mobil Samsat

Namun, Samsat mendatangkan armada bus sampling agar masyarakat yang menunggak pajak bisa langsung membayar pajak di tempat.

Kendati demikian, ada juga kendaraan yang ditarik paksa oleh petugas karena tidak memiliki dokumen kendaraan yang lengkap.

Teddy mengatakan, tingginya tunggakan pajak kendaraan bermotor di Kota Batam memang sangat merugikan bagi pendapatan daerah karena angka tunggakan itu mencapai Rp 20 miliar.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help