WADUH, 4.000 Kendaraan di Batam Mati Pajak, Samsat Mulai Ubah Model Razia: Lebih Mudah

Tingginya tunggakan itu karena banyak kendaraan yang data kepemilikan dan alamatnya tidak jelas. Jumlahnya sekitar 800-1000 kendaraan.

WADUH, 4.000 Kendaraan di Batam Mati Pajak, Samsat Mulai Ubah Model Razia: Lebih Mudah
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Petugas menyiapkan Mobil Samsat untuk bayar pajak di tempat bagi kendaraan yang belum membayar pajak, Selasa (26/9/2017) 

Teddy mengatakan, tingginya tunggakan itu karena banyak kendaraan yang data kepemilikan dan alamatnya tidak jelas.  Jumlahnya sekitar 800-1000 kendaraan.

Samsat saat ini terus melakukan verifikasi seluruh kendaraan yang menunggak tersebut dan akan dibedakan klasifikasinya.

"Untuk menindaklanjuti hal tersebut, kami mempersiapkan pegawai untuk menjemput bola. Kita memberitahukan kepada wajib pajak melalui surat pemberitahuan," katanya.

Semenjak metode itu dilakukan, ada perubahan yang signifikan. Piutang pajak saat ini tinggal Rp11 miliar.

"Insya Allah semenjak digunakan metode seperti itu banyak juga masyarakat yang membayar pajak kendaraannya," ujar Syarifuddin, bagian penetapan Samsat Kota Batam.

Teddy mengatakan bahwa ia mengerti dengan kesibukan masyarakat di Kota Batam yang pada umumnya adalah pekerja.

Sehingga, untuk menyediakan waktu mengurus pajak, apalagi jika waktunya lama, akan sangat sulit.

Untuk itu, Samsat juga semakin mempermudah setiap pengurusan.

Ketika ditanya soal pemutihan yang banyak menjadi isu belakangan ini, Tededy mengatakan, belum mendapat edaran dari pemerintah pusat.

"Belum ada perintah dari pusat. Jika ada, pasti kami sosialisasikan kepada masyarakat. Mana mungkin kita diam-diamkan," ujar Teddy.

Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help