BKKBN Sosialisasi Strategi Pengendalian Jumlah Penduduk di Batam dengan Prinsip 4 TERLALU!

Program 4 Terlalu yang didesain untuk menekan angka kematian ibu melahirkan di Indonesia.

BKKBN Sosialisasi Strategi Pengendalian Jumlah Penduduk di Batam dengan Prinsip 4 TERLALU!
tribun batam
Direktur Hubungan Antar Lembaga BKKBN Adi Gudadi saat memberikan pemaparan di SMA N 12, Batam, Rabu (13/12/2017). 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM- ‎Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar sosialisasi program Kependudukan, Keluarga, Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) generasi berencana (Genre) Batam.

Acara ditaja di SMA Negeri 12, Rabu (13/12/2017) pagi.

Direktur Hubungan Antar Lembaga BBKBN, Adi Gudadi, mengatakan kegiatan sosialisasi ini merupakan program tambahan untuk daerah-daerah prioritas.

"Ada 16 provinsi prioritas, Kepri termasuk satu diantaranya," ujar Adi Gudadi.

Kepri menjadi provinsi prioritas karena dilihat dari jumlah penduduknya.

Selain itu, khusus Kepri, utamanya Batam, karena bersebelahan langsung dengan negara lain.

"Mengenai jumlah penduduknya, menentukan prioritas atau tidaknya sebuah provinsi. Selain karena jumlahnya, Kepri masuk karena berbatasan langsung dengan Singapura, itu untuk terkait kegiatan generasi berencananya. Pengaruh luar negeri kan belumtentu positif semua, makanya generasi muda kita harus‎ diperkuat," tuturnya.

‎Dengan sosialisasi tersebut diharapkan mampu mengintensifkan program tersebut agar mencapai cakupan peserta KB di Indonesia lebih tinggi lagi. Khususnya peserta KB yang memakai alat kontrasepsi jangka panjang.

Baca: Mattia Celakai 8 Anggota Keluarganya Pakai Zat tak Berbau tapi Mematikan. Dia Anggap Mereka Kotor

Baca: BKKBN Kepri Gandeng Korem Garap Kampung KB, Ini Tujuannya

Halaman
12
Penulis: Anne Maria
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved