Kasus Korupsi KONI Natuna, Hakim Vonis Penjara Wahyu dan Defri. Ini Vonisnya!

Kasus Korupsi KONI Natuna, Hakim Vonis Penjara Wahyu dan Defri. Ini Vonisnya!

Kasus Korupsi KONI Natuna, Hakim Vonis Penjara Wahyu dan Defri. Ini Vonisnya!
tribunbatam/wahib waffa
Wahyu Nugroho menggunakan baju putih usai menjalani persidangan 

TRIBUN.BATAM.Id. TANJUNGPINANG-Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Tanjungpinang menghukum terdakwa Wahyu Nugroho 1 tahun 6 bulan penjara dalam kasus dugaan korupsi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Natuna.

Baca: Heboh! Keturunan Asli Banyumas, Pria Ini Calonkan Diri Jadi Presiden. Nama Parpolnya Mirip Wayang!

Baca: Mengejutkan! Bercinta Habis Olahraga Ternyata Hasilnya Luar Biasa! Alasannya Bikin Penasaran!

Baca: Masih Ingat Lidya Pratiwi? Artis Cantik Dipenjara 11 Tahun Akibat Kasus Pembunuhan! Begini Kabarnya!

Baca: Terungkap dari Tato, Mayat di Pantai Berakit Ternyata Manajer Perusahaan Minyak!

Baca: Resmi Jabat Kasatreskrim Polresta Barelang, Kompol Arwin Langsung Lakukan Hal Ini!

Berdasarkan fakta dan keterangan para saksi bersalah melakukan tindak pidana Korupsi. Ketua Majelis Hakim Marolop Simamora SH MH yang juga wakil ketua PN Tanjungpinang menuturkan bahwa

terdakwa terbukti bersalah Wahyu dengan pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang RI Nomor 3 l Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan RI Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP‎.

"Terbukti bersalah melakukan tindakan korupsi menyalahgunakan kewenangan jabatan dan saranya yang ada secara bersama-sama untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain.

Menghukum terdakwa dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara dipotong masa tahanan selama terdakwa ditahan," ujar ketua majelis hakim membacakan sidang putusan Wahyu Nugroho, Rabu (13/12/2017) malam.

Selain itu juga terdakwa juga dikenakan denda Rp 50 juta dengan Subsider kurungan penjara 1 bulan. ‎ Dalam putusan majelis hakim, terdakwa tidak dikenakan uang pengganti sebagaimana tuntutan JPU yang meminta majelis hakim dengan Rp 266 juta dibebankan kepada masing-masing terdakwa baik Wahyu Nugroho begitu juga Defri Edesa.

‎Dalam putusanya, hakim menyatakan tidak membebankan kepada kedua terdakwa uang pengganti. Santonius Tambunan Humas PN Tanjungpiang menuturkan bahwa pihaknya mengatakan bahwa kerugian negara dinikmati Aji Darmansyah yang sudah meninggal dunia.

"Fakta persidangan menunjukan bahwa kedua terdakwa tidak menikmati uang yang menyebabkan kerugian negara. Melainkan kerugian negara dinikmati oleh bendahara KONI Aji Dasmansyah," ujar Santonius.

Sementara Defri Edesa selaku ketua KONI divonis dengan kurungan penjara selama 4 tahun penjara denda 200 juta subsider satu bulan kurungan penjara. Defri sebelumnya ia dituntut JPU dengan kurungan penjara 30 bulan penjara.

Kasus ini sebelumnya merugikan negara sebanyak Rp 1,1 miliar setelah dilakukan audit BPKP atas korupsi KONI Natuna. Atas putusan tersebut mereka masih melakukan pikir-pikir untuk menentukan menerima ataupun tidak putusan tersebut.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help