Sakit Tetap Harus ke Kantor Disdukcapil, Mesin Perekam e-KTP Pinang Belum Datang!

Sakit Tetap Harus ke Kantor Disdukcapil, Mesin Perekam e-KTP Pinang Belum Datang!

Sakit Tetap Harus ke Kantor Disdukcapil, Mesin Perekam e-KTP Pinang Belum Datang!
youtube
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang sampai saat ini belum memiliki alat perekeman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) mobile. Sehingga perekaman secara mutlak harus dilakukan di Kantor Disdukcapil.

Baca: Heboh! Keturunan Asli Banyumas, Pria Ini Calonkan Diri Jadi Presiden. Nama Parpolnya Mirip Wayang!

Baca: Terungkap! Jabat Kepala BP Batam Lukita Blak-blakan Soal Ini di Rapimnas Kadin!

Baca: Terungkap dari Tato, Mayat di Pantai Berakit Ternyata Manajer Perusahaan Minyak!

Baca: Saingi Sule, Tukul Arwana Posting Foto Bareng Kajol Ini. Hasilnya Bikin Ngakak!

Irianto Kepala Disdukcapil Kota Tanjungpinang mengakui tidak adanya alat perekeman KTP-el mobile atau perekaman keliling ini menjadi salah satu kendala. Karena warga yang sakit, seperti sakit menahun atau disabilitas berat dan lainnya yang tidak bisa datang ke Disdukcapil.

Pihaknya juga tidak bisa melakukan perekeman di tempat tinggalnya. Padahal mereka juga membutuhkan KTP-El untuk keperluan pengobatan dan lain-lainnya.

Sementara disisi lain Disdukcapil dikejar terget perekaman KTP-El, karena menurutnya 2019 mendatang semua penduduk sudah terekam dalam sistem KTP-El.

"Kita akui kita ada keterbatasan. Ditengah keterbatasan ini kita berusaha memberikan pelayanan terbaik," katanya, Kamis (14/12/2017).

Karena hal tersebut dia selaku kepala juga merasa bersalah. Untuk kasalahan itu, dia pun selalu melayani sebaik mungkin orang-orang yang dalam kondisi sakit datang ke Disdukcapil untuk melakukan perekeman KTP-El.

"Kalau warga itu tidak bisa berjalan kita jemput di kendaraan, kita bantu membopongnya. Kalau bisa jalan tapi tertatih-tatih kita bantu membimbingnya. Ini sebagai wujud saya untuk menebus kesalahan karena tidak bisa melayani mereka dirumahnya karena tidak ada alat perekam KTP-El mobail," katanya.

Kemudian, pihaknya juga mendahulukan perekaman untuk warga yang dalam kondisi sakit, disabilitas serta ibu menyusui. Hal tersebut memang sudah menjadi standar pelayanan di Disdukcapil.

Soal ketersediaan belangko, saat ini sudah tersedia, hanya saja kendala lain untuk mencapai target perekeman yakni mesin pencetak KTP-El. Mesin yang ada saat ini hanya satu. Kemampuan mencetaknya 50-70 KTP-El perhari.

Namun sebentar lagi, kendala mesin pencetak ini akan teratasi. Karena menurutnya Pemko Tanjungpinang membeli mesin perekaman baru.

"Sudah dibeli tapi sampai saat ini belum sampe," katanya seraya berharap, segala permasalahan dan kendala yang ada saat ini secara bertahap bisa diatasi. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help