Dititipkan Ke Tukang Urut, Bayi Lelaki Ini Tidak Pernah Diambil Lagi Oleh Orangtuanya

Setelah menutipkan sang anak, nomor HP Luna tidak pernah aktif lagi dan akhirnya menyerahkan kepada pihak kepolisian.

Dititipkan Ke Tukang Urut, Bayi Lelaki Ini Tidak Pernah Diambil Lagi Oleh Orangtuanya
Tribunbatam.id
Bayi yang dititipkan ke tukang urut tetapi tak diambil lagi oleh orangtuanya hingga 15 hari. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Unit PPA Polresta Barelang menyerahkan Bayi yang berumur satu Bulan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam, Jumat (15/12/2017) siang.

Bayi lelaki yang di tinggal orang tuanya ini sempat di rawat oleh Saminem (40) seorang tukang urut yang tinggal dikawasan Seraya.

Kanit PPA Polresta Barelang Iptu Drefani Diah Yunita mengatakan, bayi itu sebelumnya di titipka oleh ibunya bernama Luna (25).

Baca: Di-DO Sekolah, Siswi SMA Pelakor ini Malah Mengaku Menang. Loh?

Baca: Momen Mengerikan, Pria 60 Tahun Lawan Macan Tutul dengan Tangan Kosong, Tetangga Berteriak Histeris!

Baca: Sering Alami Salah Ketik atau Typo Saat Nulis di Ponsel? Coba Gunakan Aplikasi Ini

Menurut pengakuan Suminem, Awalnya luna menitipkan bayi itu hanya satu hari saja.

"Setelah dititipkan, orang tua bayi ini tidak pernah balik lagi selama hampir 15 hari. Makanya Suminem melaporkan ke Polisi dan menyerahkan anak ini kepada kita," sebut Drefani menerangkan.

Suminem mengaku, selama ini sudah kenal dengan Luna karena Luna merupakan pasien urut Suminem.

Setelah menutipkan sang anak, nomor HP Luna tidak pernah aktif lagi dan akhirnya menyerahkan kepada pihak kepolisian.

"Kita tetap akan mencari orang tua bayi ini. Dan sekarang kita serahkan kepada pihak Dinas Sosial," sebutnya.

Kanit PPA Polresta Barelang, Iptu Drefani Diah Yunita, berfoto bersama dengan petugas dari Dinas Sosial saat menyerahkan bayi yang ditnggal pergi oleh orang tuanya, Jumat (15/12/2017)
Kanit PPA Polresta Barelang, Iptu Drefani Diah Yunita, berfoto bersama dengan petugas dari Dinas Sosial saat menyerahkan bayi yang ditnggal pergi oleh orang tuanya, Jumat (15/12/2017) (Tribunbatam.id)

Dari Dinas Sosial kemudian anak tersebut akan diseragkan kepada Panti asuhan Budi Kemuliaan.

Mereka akan merawat anak tersebut.

"Disana nanti akan ada proses juga. Semisal memberitahukan ke Media masa. Jika tidak ada yang mengamui anak tersebut, berarti anak ini dianggap sebagai anak negara," tegasnya. (koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved