Takut Pungli, Pak Lurah di Bintan Tanyakan Status Pemberian Durian Sekarung ke Tim Saber Pungli

Kadang kadang "terima kasih" ini menjebak. Pak lurah, ini berapa biayanya, sudah saya sampaikan, gak ada biaya.

Takut Pungli, Pak Lurah di Bintan Tanyakan Status Pemberian Durian Sekarung ke Tim Saber Pungli
tribunbatam/aminuddin
Seorang penggemar durian tengah memilih durian Bintan, Jumat (26/8/2016). Kini di Bintan sedang musim durian. 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Lurah Sungai Enam, Kecamatan Bintan Timur, Indra Gunawan, gundah gulana.

Semua program keluarahan saat ini sudah serba gratis.

Tidak ada lagi namanya biaya koordinasi alias kopi, rokok dan nasi.

Baca: Camat Bintan Timur Disebut Tunggak Bayar Raskin. Ini Pengakuannya

Baca: Bupati Bintan Apri Sujadi Perketat Awasi Pembangunan. Ini Beberapa Proyeknya

Baca: GEMPAR. Ada Gambar Tak Senonoh Alat Kelamin di Sekretariat Dekranasda dan PKK Anambas

Tapi masih ada yang mengganjal, ada semacam tabiat "terima kasih" warga atas pelayanan gratis yang mereka terima. 

"Kadang kadang "terima kasih" ini menjebak. Pak lurah, ini berapa biayanya, sudah saya sampaikan, gak ada biaya. Nanya lagi ke staf, berapa? Sama jawaban diberikan staf, gratis,” tutur Indra ketika menceritakan pengalamannya itu kepada Tim Saber Pungli Bintan, Senin (19/12/2017).

Ia pun mengaku sering mendapatkan pertanyaan serupa dan bahkan tidak sedikit warga yang sengaja mengantarkan sesuai kepadanya.

“Namun ditolak hari ini, besoknya ngantar durian satu karung. Ini yang saya bingungkan, apakah durian satu karung ini masuk pungli atau tidak. Apakah durian ini tetap kami terima dengan senang hati atau menolaknya mentah mentah?" kata Indra Gunawan melanjutkan.

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasidatun) Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Noly Wijaya yang juga anggota Tim Saber Pungli Bintan mengatakan, yang namanya dikasih makanan terima saja.

"Kan niatnya makan. Tapi kadangkala orang memberi itu dalam kondisi tekanan. Dibuatnya, dilamai lamainya, ditumpuk tumpuknya, setelah ada duit baru dinaikan ke atas, nah kalau ini jangan. Tapi kalau cuma makanan dan niatnya ngasih makan, terima sajalah," kata Noly. (min)

Baca selengkapnya di Tribun Batam edisi Rabu, 20 Desember 2017

Penulis: Aminnudin
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help