Kades di Bintan Takut Pakai Dana Desa. Ini Penjelasan Ketua Tim Saber Pungli

MoU sudah diteken beberapa bulan lalu. Tapi timbul permasalahan permasalah lain. Misalnya ada semacam kekhawatiran di kalangan kades.

Kades di Bintan Takut Pakai Dana Desa. Ini Penjelasan Ketua Tim Saber Pungli
Tribunbatam.id
Unit Saber Pungli Bintan berfoto bareng usai sosialisasi di Bintan Timur, Selasa (19/12/2017). 

Polres Bintan, kata Suhaili, perlu memberikan penjelasan tegas terkait posisi mereka pasca MoU dengan Kemendes biar tidak ada lagi kesalahpahaman. 

Kades, kata Suhaili lagi, tidak usah takut menggunakan dana desa apalagi sampai punya niatan tidak mau lagi menyerap anggaran dana desa yang dikucurkan negara.

Kades silahkan menggunakan dana desa seluas mungkin, sepanjang prosesnya sesuai tata aturan berlaku, maka tidak masalah.

Polisi termasuk unit Saber Pungli tak akan mungkin langsung main tindak begitu saja, sebab tujuan MoU bukan menindak melainkan menjadi mitra pembimbing. 

Baca: DILEMA Hidup di Negara Maju, Walau Gaji Minimum Rp 84 Juta Sebulan tapi Tetap Susah Kaya

"Jadi begini, MoU bukan semata memposisikan kami ini polisi sebagai penindak. Kami ini sebagai mitra pembimbing. Jadi kami ini ditugaskan sebagai pembimbing. Membimbing perangkat desa dalam mengelola dana desa. Sebab kalau kami hanya penindak, itu mah gak perlu MoU,  tugas kami memang selama ini memang penindak," kata Suhaili.

Jadi, peranan institusi polisi dan jaksa dalam MoU dana desa ditegaskan Suhaili adalah mitra pembimbing. Kades tidak perlu ragu ragu mengelola dana desa karena bagaimanapun anggaran dana desa dari negara memang wajib diserap untuk membangun desa. (min)

Penulis: Aminnudin
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved