NELANGSA, Belasan Tahun Tasmuni Hidup dengan Kaki 60 Kg. Kata Dokter Bukan Kaki Gajah atau Kanker

Aktivitas Tasmuni (28), warga Dusun Tembelang, Desa Bareng Kecamatan Kabat tidak seperti orang pada umumnya.

NELANGSA, Belasan Tahun Tasmuni Hidup dengan Kaki 60 Kg. Kata Dokter Bukan Kaki Gajah atau Kanker
KOMPAS.com/Ira Rachmawati
Tasmuni (28) warga Dusun Tembelang Desa Bareng Kecamatan Kabat yang kakinya membesar hinga seberat 60 kilogram beserta kedua orangtuanya. 

"Saya pasrah yang penting saya sehat. Kalau mau diamputasi saya nggak mau. Biar saja kayak gini. Tapi sekarang saya merasa benjolannya ngak tambah besar tapi ya nggak tau lagi nanti," kata lajang berusia 28 tahun tersebut.

Baca: Titisan Darah Mediang Muammar Gaddafi Calonkan Diri Jadi Presiden Libya. Lihat Sepak Terjangnya

Sehari-hari, Tasmuni hanya beraktivitas di sekitar rumahnya. Ia membuat tali bambu untuk mengikat sayuran.

Upah yang diperoleh dari pekerjaan itu paling banyak Rp 10.000 per hari.

Jika bosan, ia pergi memancing di sungai dekat rumahnya.

"Kalau lagi kumat ya sakit banget, linu. Pernah 4 bulan cuma di kasur saja. Kadang ya bosan, capek, tapi gimana lagi cuma pasrah," ungkapnya.

Sementara itu, Misati, bapak kandung Tasmuni kepada Kompas.com mengaku sudah tidak tahu lagi harus mengobati anaknya kemana.

Bukan hanya secara medis, Tasmuni sudah beberapa kali mendapatkan pengobatan alternatif.

Tapi sampai anaknya hampir berusia 30 tahun, belum ada tanda-tanda sembuh.

Baca: MAU TAHU Bagaimana Presiden Jokowi Selesaikan Skripsinya? Sang Pembimbingnya pun Blak-Blakan

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help